Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Ganjar Pranowo Respons Pidato Megawati Soal Capres dari Internal PDIP
beritabali.com/cnnindonesia.com/Ganjar Pranowo Respons Pidato Megawati Soal Capres dari Internal PDIP
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDIP, Ganjar Pranowo meminta semua pihak bersabar soal sinyal pidato Megawati Soekarnoputri bakal pilih calon presiden dari internal PDIP.
"Ya Bu Mega sudah menyampaikan kan, sabar," ucap dia usai acara HUT PDIP di JI-Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1).
Sesuai arahan Mega, Ganjar mengatakan partai saat ini masih melakukan konsolidasi untuk terus turun ke bawah bersama rakyat.
Menurutnya, semua kader harus bekerja sesuai tanggung jawabnya, baik di bidang legislatif atau eksekutif. Nantinya, Megawati akan kembali mengumpulkan para kader pada 1 Juni mendatang bersamaan dengan bulan Bung Karno.
"Rasa-rasanya Bu Mega mau mengumpulkan kembali di 1 Juni nanti mudahan seluruh kader menyiapkan diri dengan baik," ucapnya.
Megawati, yang lebih dari satu jam menyampaikan pidato di hadapan ribuan kader PDIP, tidak mengumumkan capres. Dia menyadari banyak pihak menunggu sosok nama yang akan ia usung di Pilpres 2024.
Namun, dirinya mengaku tak tergiur untuk mengumumkan capres saat ini, meski ia telah mengantongi namanya.
"Ya, nanti dahulu, memangnya aku, situ tepuk tangan, mau tergiur umumkan," ucap Mega sambil berkelakar.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1544 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1162 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1011 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 890 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah