Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 12 Agustus 2026
Eropa, Anggota NATO dan AS Berencana Kirim Tank, Rusia Panas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia menganggap keputusan sejumlah negara Eropa dan anggota NATO yang berencana mengirim tank ke Kiev sebagai sikap ingin terlibat langsung dalam konflik Ukraina.
“Pernyataan yang terus disampaikan oleh pemerintah negara-negara Eropa dan Washington terkait pengiriman senjata dan tank ke Ukraina telah menunjukkan bahwa negara-negara atau aliansi ini sedang terlibat dalam pertempuran di Ukraina,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis (26/1/2023) lalu.
“Bagi Moskow, semua yang dilakukan negara-negara yang saya sebutkan tadi dianggap sebagai keterlibatan langsung mereka dalam konflik,” sambung dia.
Menurut Peskov, Rusia terus mengamati terkait keterlibatan Amerika Serikat (AS), negara-negara Eropa, dan NATO yang kini semakin menjadi.
Pernyataan Rusia itu muncul setelah Amerika Serikat pada Rabu (25/1/2023) mengonfirmasi akan mengirimkan 31 tank Abrams ke Ukraina.
Jerman yang sebelumnya ragu-ragu menyediakan tank tempur ke Ukraina karena khawatir dengan kemungkinan konflik yang makin meluas dengan Rusia saat ini telah menyetujui untuk memasok tank tempur Leopard 2 ke Kiev.
Pemerintah Jerman mengatakan, akan mengirimkan 14 tank Leopard 2 serta melatih pasukan militer Ukraina untuk menggunakan tank tersebut.
Jerman juga akan memberikan lisensi ke negara-negara lainnya di Eropa yang ingin memasok Leopard—yang merupakan tank buatan Jerman— ke Kiev.
Terkait dengan keputusan Jerman itu, Rusia telah memperingatkan Berlin terkait kemungkinan perang Ukraina yang bakal makin meluas.
“Keputusan yang sangat berbahaya itu menyebabkan konflik meningkat menjadi konfrontasi baru dan bertentangan dengan pernyataan politisi Jerman tentang keengganan Jerman untuk terlibat di dalam (konflik),” kata Duta Besar Rusia untuk Jerman, Sergey Nechayev.
Ukraina terus mendesak negara-negara Barat untuk mengirimkan tank tempur dan persenjataan berat lainnya untuk melawan serangan Rusia musim semi ini.
Selain AS dan Jerman, beberapa negara Eropa seperti Spanyol, Polandia, Finlandia, dan Norwegia juga telah menyatakan akan mengirimkan tank Leopard ke Ukraina.
Belakangan, sejumlah pengamat mengkahwatirkan kenaikan intensitas perang di Ukraina usai Eropa dan AS ikut campur dalam masalah kedua negara. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4498 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2307 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1911 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1583 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1030 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun