Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Demokrat Respons Surya Paloh Buka Peluang Gabung KIB di Pilpres 2024
beritabali.com/cnnindonesia.com/Demokrat Respons Surya Paloh Buka Peluang Gabung KIB di Pilpres 2024
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra meyakini baik partai NasDem maupun PKS akan tetap berada dalam satu bahtera dan bersama-sama membentuk Koalisi Perubahan untuk Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu Herzaky sampaikan merespons Ketua Umum NasDem Surya Paloh yang memberikan sinyal kemungkinan partainya bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Golkar, PAN, dan PP. Namun di kesempatan itu, Paloh juga bicara kemungkinan KIB bisa bergabung dengan NasDem pada Pemilu 2024.
"Iya, tetap yakin. Demokrat memiliki komitmen kuat membentuk Koalisi Perubahan. Dan, kami meyakini teman-teman NasDem dan PKS memiliki komitmen yang sama kuatnya dengan kami," kata Herzaky saat dihubungi, Rabu (2/1).
Herzaky menyatakan sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), koalisi dengan PKS dan NasDem bukan untuk politik transaksional dan pragmatisme.
"Koalisi Demokrat, PKS, dan Nasdem dipersatukan oleh visi dan semangat yang sama, senasib dan seperjuangan, untuk mengemban amanah rakyat yang menginginkan perubahan dan perbaikan pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," kata dia.
Lebih lanjut, Herzaky juga tak mempermasalahkan pertemuan NasDem bersama Golkar yang dihelat di kantor pusat DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Pusat, Rabu (1/2). Menurutnya, NasDem telah mengkomunikasikan hal itu baik dengan Demokrat dan PKS.
Demokrat menurutnya juga membuka peluang untuk bersilaturahmi atau berkunjung ke partai-partai politik yang lain. Herzaky menegaskan bahwa Koalisi perubahan masih terbuka untuk partai lain yang memiliki cara pandang dan komitmen sama.
"Apalagi, Koalisi Perubahan merupakan koalisi pertama yang sudah memenuhi ambang batas presiden 20 persen dan jelas siapa calon presiden yang bakal diusung. Kalau-kalau ada teman-teman parpol lain yang mungkin masih galau, kami terbuka untuk menerimanya," ujar Herzaky.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sebelumnya dicecar wartawan karena lebih memilih bertemu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto ketimbang Ketum partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan seperti Partai Demokrat atau PKS.
Paloh pun mengungkapkan alasannya lebih memilih Golkar ketimbang PKS dan Partai Demokrat. Menurutnya Golkar adalah partai prioritas bagi NasDem.
Ia menyebut ada suatu romantisme dan sejarah perjalanan kehidupan pribadinya dengan partai berlambang beringin itu. Selain itu, ia juga menyinggung 43 tahun perjalanan karier politiknya di partai Golkar.
Dalam kesempatan itu, Paloh juga memberikan sinyal kemungkinan partainya dengan KIB untuk berkoalisi di Pilpres 2024. Paloh juga bicara kemungkinan KIB bisa bergabung dengan Nasdem di Pemilu 2024.
"Apakah akan mungkin bergabung dengan KIB? Ya sama-sama mungkin. Mungkin KIB juga bergabung dengan NasDem kan. Jadi kemungkinan itu masih terbuka," kata Paloh.
Sementara itu, Partai Golkar, PPP, dan PAN telah lebih dulu mendeklarasikan KIB. Walau menjadi koalisi parpol yang paling awal dideklarasikan, KIB hingga saat ini belum mengumumkan sosok capres-cawapres yang mereka usung.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1548 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1167 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1015 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 895 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah