Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 25 September 2026
Lima WNI Hilang Usai Gempa M 7,7 Guncang Turki
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kedutaan Besar RI untuk Turki di Ankara melaporkan sejauh ini ada lima warga negara Indonesia (WNI) yang hilang kontak sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang selatan dan tenggara negara tersebut pada Senin (6/2).
Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan pihaknya masih berusaha menghubungi kelima WNI itu dengan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul-simpul masyarakat Indonesia yang ada di wilayah-wilayah terdampak gempa.
"Seorang ibu dengan dua anaknya di Antakya hingga saat ini belum bisa dihubungi. Dua orang pekerja spa therapist di Dyarbakir hingga saat ini juga belum dapat dihubungi," kata Iqbal melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan pada Selasa (7/2).
KBRI di Ankara memaparkan ada sekitar 500 WNI yang tinggal di lokasi gempa Turki. Wilayah utama yang terdampak langsung gempa berada di sekitar tenggara Turki dan berdekatan dengan perbatasan Suriah, meliputi 12 daerah yaitu; Adana, Ad?yaman, Kahramanmara?, Gaziantep, Diyarbak?r, Hatay, Kilis, ?anliurfa, Malatya, Osmaniye, Elazig, Elbistan.
Iqbal memaparkan sejauh ini terdapat 10 WNI yang menjadi korban luka gempa dahsyat tersebut. Empat korban sudah ditangani di rumah sakit setempat di Kahramanmaras dan Hatay. Sementara itu, enam WNI terluka lainnya merupakan pekerja spa therapist di Hatay dievakuasi ke Ankara karena tidak tertampung rumah sakit yang sudah penuh.
"KBRI sudah menerima permintaan evakuasi dari 104 orang WNI (40 Gaziantep, 40 Kahramanmaras, 14 Dyarbakir, 9 Hatay, 1 Adana). Pada umumnya tempat tinggal/asrama hancur, sementara penampungan yang disediakan otoritas setempat sudah penuh, suhu berkisar antara 4 derajat hingga -7 derajat di lokasi gempa disertai badai salju," ucap Iqbal.
Iqbal menuturkan saat ini ia dan tim KBRI Ankara menuju Gaziantep yang berjarak enam jam perjalanan darat untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan tahap I dari pemerintah Indonesia berupa satu kontainer makanan. Bantuan kemanusiaan tersebut akan diserahkan kepada Bulan Sabit Turki (Kizilay).
Dari Gaziantep, Iqbal memaparkan tim akan dibagi empat kelompok untuk melakukan evakuasi WNI di Gaziantep, Kahramanmaras (dua jam dari Gaziantep), Hatay (empat jam dari Gaziantep) dan Dyatrbakir (empat jam dari Gaziantep).
"Para WNI akan dievakuasi ke Ankara untuk ditampung sementara dan dirawat di rumah sakit di Ankara bagi yang membutuhkan perawatan," ujar Iqbal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8408 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5798 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3628 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2453 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar