Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Transaksi Digital Dukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik
BERITABALI.COM, NTB.
Migrasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) diharapkan dapat makin efisien dengan aplikasi Cash Management System (CMS). Dengan aplikasi CMS ini makin meningkatkan efisiensi terutama akuntabilitas pengelolaan kas keuangan daerah.
"Digitalisasi pemerintahan sebenarnya sudah mapan dan dilakukan bertahun tahun. Harapannya dengan aplikasi CMS ini makin meningkatkan efisiensi terutama akuntabilitas pengelolaan kas keuangan daerah makin efisien dan aman," ujar Asisten III Setprov NTB, Ahmad Wirawan di Hotel Santika, Jumat (17/2).
Dalam peluncuran CMS dan penandatanganan kerjasama penggunaan aplikasi bersama seluruh kabupaten/ kota se NTB, Wirawan mewakili Gubernur menambahkan, selain efisiensi waktu, aplikasi ini juga menghindari human error. Kelebihan lainnya karena dengan CMS dapat secara realtime mengetahui kas dan mengoptimalkan penggunaan kas oleh pemerintah daerah.
Sementara itu, perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan NTB, Sidi Purnomo mengatakan sistem informasi keuangan pemerintah daerah yang terkoneksi dengan bank daerah melalui sistem ini akan memperbaiki kinerja dan akuntabilitas.
"Saat ini sudah ada 268 pemerintah daerah dan 28 bank yang menggunakan sistem ini untuk pengelolaan dokumen SP2D mereka," jelas Purnomo.
Hadir dalam peluncuran dan penandatanganan CMS tersebut seluruh Bupati/ Walikota se NTB, BPKP, pimpinan Bank NTB Syariah dan para kepala BPKAD.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang