Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Korban Pembunuhan Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara 10 Orang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sepuluh mayat korban pembunuhan Slamet Tohari, dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah, ditemukan polisi pada Senin (3/4). Kesepuluh mayat itu dikubur di kebun milik tersangka.
Dikutip dari detikJateng, beberapa mayat dikubur dalam satu lubang. Diperkirakan mayat sudah dikubur dalam waktu cukup lama, karena kondisinya tinggal tulang belulang.
Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki kasus ini sehingga belum dapat memastikan jumlah korban pembunuhan Slamet.
"Untuk jumlah pastinya belum bisa kami pastikan. Namun kami kasih terus melakukan pengembangan terkait kasus ini," kata Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama di lokasi.
Menurut keterangan Kepala Desa Balun Mahbudiono, tamu-tamu yang datang ke rumah Slamet berasal dari luar kota, mulai dari Pekalongan hingga Palembang.
"Ada orang dari Pekalongan menanyakan rumah Mbah Slamet. Katanya bisa menggandakan uang. Nah saya tahu kalau dia bisa menggandakan uang dari orang Pekalongan itu," kata Mahbudiono.
Ia pun menuturkan sempat menerima tamu asal Palembang. Mahbudiono bercerita, saat itu, tamu tersebut berniat mencari keluarganya yang tidak pulang setelah pergi ke Balun. Mahbudiono pun menyarankan orang tersebut ke kantor polisi.
Sementara itu, terungkapnya kasus ini berawal dari laporan seorang anak korban PO (53), warga Sukabumi, Jawa Barat. Ia membuat laporan ke polisi pada 27 Maret 2023.
Saat bertemu untuk kedua kalinya dengan Slamet, PO sempat menitipkan pesan ke anaknya lewat pesan singkat agar melapor ke polisi jika dirinya tak bisa dihubungi lagi. Ia menyampaikan hal itu pada 23 Maret dan kemudian tak bisa dihubungi lagi pada 24 Maret 2023.
Menurut keterangan, Slamet membunuh korbannya karena kesal ditagih duit yang ia janjikan. Korban diberikan minuman yang dicampur racun ikan dengan dalih sebagai ritual.
Saat ini, tangan kanan Slamet berinisial BS pun telah ditangkap polisi. Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto mengatakan BS bertugas mengiklankan Slamet Tohari alias Mbah Slamet sebagai pengganda uang. Dia menyebarkan kemahiran tipu-tipu Mbah Slamet itu lewat media sosial Facebook.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5837 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2192 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan