Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Kemenag Kanwil Bali Beberkan Posisi Hilal Penentuan Idulfitri di Pantai Pekutatan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali telah melaksanakan Rukyatul Hilal Awal Syawal 1444 H di Pantai Pekutatan, Jembrana-Bali pada Kamis (20/04/2023).
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. H. Abu Siri, S.Ag. M.Pd.I beserta jajarannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jembrana, Kasubag Tata Usaha, Kasi Bimas Islam Jembrana, beserta jajarannya, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Se-Kabupaten Jembrana. Tak ketinggalan, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat juga hadir dalam acara tersebut.
Kabid Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Provinsi Bali, Dr. H. Abu Siri, S.Ag. M.Pd.I menjelaskan bahwa posisi hilal saat matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0° 45' (0 derajat 45 menit) sampai 2° 21,6' (2 derajat 21,6 menit) dengan sudut elongasi antara 1° 28,2' (1 derajat 28,2 menit) sampai dengan 3° 5,4' (3 derajat 5,4 menit).
"Penentuan awal bulan syawal yang merupakan kewajiban dari pemerintah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.
Namun pelaksanaan pemantauan posisi Hilal ini terganggu oleh mendung yang menutupi matahari sehingga posisi hilal baru di posisi 1 derajat sehingga kemungkinan kecil untuk bisa dilihat dan elongasinya pun baru 2 derajat. Sedangkan ketentuan Mabim hilal itu berada di 3 derajat dan elongasinya 6,4 derajat.
Hasil hisab dan rukyatul hilal ini akan dibahas dalam sidang isbat untuk ditetapkan kapan jatuhnya 1 Syawal dan kapan tepatnya Idulfitri. Meskipun begitu, kita masih harus menunggu keputusan sidang isbat untuk mengetahui hari yang tepat untuk merayakan Idulfitri.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli