Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Pemandu Wisata di Lovina Menipu Wisatawan Berulang Kali
BERITABALI.COM, BULELENG.
Upaya membangkitkan kembali pariwisata di Bali Utara, khususnya di Lovina masih tersandung dengan sejumlah permasalahan, seperti halnya aksi penipuan yang dilakukan oknum masyarakat terhadap wisatawan di Lovina.
Kasus itu kemudian diadukan ke Mapolres Buleleng dan langsung direspons dengan menangkap pelakunya.
Pelaku yang ditangkap bernama Ketut Mertayasa alias Kocan alias Doki warga Dusun Munduk, Desa Anturan, Kecamatan Buleleng atas pengaduan Almira Aitzhanova, WNA asal Kazakhstan yang merasa tertipu dengan ulah pelaku untuk melakukan tour snorkeling dan menyelam.
Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Picha Armedi, Jumat 21 April 2023 saat dikonfirmasi membenarkan satu orang terduga pelaku penipuan wisatawan di Lovina telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan secara intensif di Mapolres Buleleng.
“Pelaku sudah ditangkap di jalur Pura Dalem Anturan saat berboncengan dengan temannya. Kita amankan untuk proses lebih lanjut dan sedang kita dalami kasus ini yang mana mengacu pada laporan WNA tersebut,” ungkap Picha Armedi.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan menyebutkan, korban yang berasal dari Kazakhstan tengah berlibur ke Lovina bersama keluarga, bahkan kemudian tertarik dengan paket tour yang ditawarkan oleh pelaku hingga kemudian menjadi korban penipuan.
“Harap berhati-hati dengan penipu ini yang beroperasi di area Lovina. Dia menjual tour menyelam dan snorkeling lalu membatalkannya dan tidak mengembalikan uang. Namanya Ketut Doki. Dia beroperasi dari Warung Made di Jl. Laviana,” ungkap Almira Aitzhanova melalui akun media sosialnya.
Korban Almira Aitzhanova juga menyebutkan terpaksa meninggalkan Lovina lantaran pelaku berupaya melakukan pendekatan untuk berdamai terhadap kasus penipuan yang telah dilakukan.
“Kami sudah meninggalkan Lovina. Si pencuri mencoba berunding dengan kami dalam hal berapa banyak yang bisa dia kembalikan. Saya berharap mereka akan memasukkan dia ke penjara,” sebutnya kembali.
Akibat ulah penipuan yang dilakukan itu telah meresahkan dan merugikan para pekerja pemandu wisata di Lovina. Bahkan sejumlah kelompok masyarakat sebagai guide itu berencana akan mendatangi Mapolres Buleleng mendesak agar terduga diproses hukum karena kelakuannya bukan kali ini saja melakukan aksi penipuan itu, namun telah dilakukan berulang kali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 845 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 723 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 540 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik