Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pentingnya Peran Aktif Penyuluh Agama Kuatkan Wawasan Kebangsaan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Penyuluh Agama di Kabupaten Buleleng diminta agar berperan aktif dan mengedukasi masyarakat jika menemukan isu SARA atau yang berkaitan dengan agama yang mendegradasi kekuatan wawasan kebangsaan pada tanah air.
Demikian disampaikan Sekda Buleleng yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kabupaten Buleleng, Drs. I Gede Suyasa, M.Pd saat membuka acara Sosialisasi PPWK dengan tema "Perkuat Wawasan Kebangsaan Untuk Sukseskan Pemilu Serentak 2024" yang melibatkan puluhan Penyuluh Agama di Kabupaten Buleleng bertempat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Buleleng, Senin (22/5).
Sekda Suyasa menegaskan bahwasannya sebagai PPWK Buleleng mempunyai kewajiban untuk memberikan pendidikan lewat berbagai pola salah satunya tentang wawasan kebangsaan. Dimana dalam persiapan menyambut pemilu 2024 dengan segala dinamikanya tidak akan mempengaruhi wawasan kebangsaan untuk mencintai tanah air.
"Jadi semua hal yang kita dorong kepada masyarakat adalah untuk tetap memperkuat kecintaan kita kepada bangsa dan negara. Lewat sosialisasi inilah kita lakukan itu," tegasnya.
Untuk itu pihaknya berharap para penyuluh agama di Buleleng bisa membantu dan mengedukasi kepada masyarakat atas maraknya politik idenditas sekarang ini untuk memperkuat wawasan kebangsaan.
Baca juga:
Menteri Agama Ingatkan Penyuluh Agama Agar Penyampaiannya Tidak Menjelek-Jelekkan Agama Lain
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono menjelaskan tujuan dari sosialisasi ini adalah mengoptimalkan pengembangan dan pelaksanaan nilai kebangsaan guna pemberdayaan dan penguatan kesadaran berbangsa dan bernegara yang berlandaskan pada nilai pancasila, Undang-undang dasar negara tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.
Kaban Kappa mengajak kepada seluruh Penyuluh Agama di Kabupaten Buleleng yang notabenya sebagai ujung tombak kelembagaan instansi keagamaan di Buleleng dapat memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan saat melakukan penyuluhan nantinya.
Seperti yang diketahui bersama bahwa Pemilu 2024 mendatang tentu akan memiliki tantangan tersendiri yaitu tantangan akan keberagamaan.
"Saya harap penyuluh agama dapat memberikan pemahaman yang lebih khususnya apa yang menjadi tugas dan fungsinya seiring dengan wawasan kebangsaan," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7896 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan