Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Demo di Depan Kedubes Irak di Denmark, Massa Bakar Al Quran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah orang membakar kitab suci umat Muslim, Al Quran, saat demo di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Irak di Copenhagen, Denmark pada hari ini, Senin (24/7).
Kelompok yang menamakan dirinya "Danish Patriots" juga menggelar demonstrasi serupa pekan lalu. Aksi ini disebut-sebut bakal mempengaruhi hubungan diplomatik Irak dan Denmark, demikian dikutip Reuters.
Protes ini muncul usai ribuan orang menggelar demo di ibu kota Irak, Baghdad, pada Jumat. Demo tersebut muncul setelah aksi pembakaran Al Quran di Swedia dan Denmark.
Ribuan orang ini berkumpul di dekat Kedubes Swedia di Baghdad dan dilaporkan membakar gedung tersebut.
"Kami tak mau menunggu hingga pagi. Kami datang saat fajar dan membakar Kedubes Swedia," ujar seorang pedemo kepada AFP.
Demo di depan Kedubes Swedia di Baghdad sebagai respons usai imigran asal Irak yang tinggal di Swedia, Salwa Momika, menginjak-injak dan menendang Al Quran di depan Kedutaan Besar Irak di Stockholm.
Menurut laporan AFP, Momika mulanya memegang Al Quran lalu menjatuhkannya ke tanah. Ia kemudian terlihat menginjak-injak kitab suci itu dan sesekali menendangnya.
Menanggapi aksi pembakaran Al Quran yang berulang kali terjadi di Swedia, Irak lantas mengancam bakal memutus hubungan jika tindakan itu kembali terjadi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1917 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1741 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1296 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah