Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Programmer di Bali Lebih Memilih Kerja dengan Perusahaan Asing
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kebutuhan programmer di Bali terbilang masih tinggi, namun tidak dibarengi dengan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal ini lantaran sebagian programmer lebih memilih bekerja dengan orang asing dan mengerjakan pekerjaan secara online.
Founder dan Rektor Primakara University I Made Artana mengatakan, Bali khususnya bahkan Indonesia umumnya dikatakan paceklik programmer.
Baca juga:
Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi X8 Speeder
"Lowongan yang masuk terkait programmer banyak, tetapi kemampuan untuk memenuhi yang tidak bisa. Memang jika dilihat banyak mahasiswa IT termasuk di Bali barang kali ribuan yang ditamatkan setiap tahun, namun yang memiliki kompetensi programming itu tidak banyak," paparnya, Rabu (9/8/2023) di Denpasar.
Faktor lainnya yang menjadi penyebab adalag banyaknya lowongan dari luar negeri yang bekerja secara 'remove' sehingga mereka tidak perlu ke luar negeri untuk bekerja, cukup di rumah masing-masing.
"Dari permukaan kesannya bagus akan tetapi efek jeleknya adalah industri dalam negeri semakin kekurangan talenta. Selain hal tersebut, upah diterima jauh lebih murah ketimbang anaknya dibawa keluar negeri," cetusnya.
Maka itu, untuk menghadapi tantangan tersebut, Primakara telah menyesuaikan dengan melahirkan talenta-talenta yang sedang dibutuhkan oleh pasar saat ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan