Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
41 Orang Tewas Akibat Banjir dan Longsor di India Utara
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hujan lebat dan tanah longsor pada Senin (14/8) di negara bagian Himachal Pradesh, India Utara, disebut menyebabkan setidaknya 41 orang tewas. Sembilan di antaranya tewas di kuil yang letaknya di Shimla.
Menurut kantor berita India DD yang dikutip CNN, banjir bandang menerjang kawasan kuis pada pukul 08.00 pagi waktu setempat. Ketua Menteri Himachal Pradesh menyebut jenazah korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian. Petugas pun membersihkan puing-puing di sekitar kuil.
Selain itu, lima orang telah diselamatkan dari lokasi. Namun, diduga masih ada 25 orang lainnya yang terjebak di reruntuhan kuil. Tim penyelamat masih berusaha mengevakuasi korban.
Dalam unggahannya di Twitter, Sukhu menyatakan pemerintah telah mengerahkan pihak terkait untuk memastikan keluarga korban mendapatkan bantuan dan pendampingan. Ia pun mengimbau warga tetap berada di dalam rumah dan menghindari daerah rawan longsor.
Menteri Dalam Negeri India Amit Shah dalam unggahannya di media sosial juga menyatakan peristiwa ini sangat menyedihkan. Ia mengucapkan belasungkawa kepada para korban.
Adapun Himachal Pradesh merupakan salah satu negara bagian yang terkena dampak terparah di musim hujan ini. Pada bulan Juli, lebih dari 30 orang di negara bagian itu tewas setelah banjir bandang dan tanah longsor.
Beberapa ilmuwan mengatakan krisis iklim yang disebabkan manusia membuat musim hujan di India semakin kacau dan tidak menentu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan