Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
India Kerahkan 'Manusia Lutung' Untuk Usir Monyet Saat KTT G20
BERITABALI.COM, DUNIA.
India mengerahkan sekitar 40 'manusia kera' untuk mengusir monyet yang berpotensi mengganggu jelang pelaksanaan konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di New Delhi pada 8-10 September.
CNN melaporkan monyet-monyet kecil berjenis Rhesus, kerap dijumpai di sudut-sudut New Delhi. Primata ini kadang berlarian, melintasi jalanan, melompati atap rumah, mengganggu ketertiban umum, hingga menyerang pejalan kaki.
Untuk menghindari gangguan semacam itu di KTT G20, pihak berwenang India merekrut 30 hingga 40 orang untuk menjadi lutung jadi-jadian. Mereka masuk ke karton yang dirancang menyerupai monyet besar.
"[Monyet-monyet rhesus] tak mau mendekati potongan kartun besar karena mereka takut," kata wakil ketua Dewan Kota New Delhi, Satish Upadhyay, dikutip CNN, Jumat (1/9).
Langkah tersebut diambil agar perhatian publik terhadap KTT G20 tak teralihkan karena gangguan monyet.
Upadhyay juga menerangkan orang-orang yang masuk karton itu terlatih dan bisa menirukan suara untuk untuk mengelabui monyet kecil.
Lutung dikenal lebih besar dan lebih agresif dibandingkan dengan Monyet Rhesus.
Lebih lanjut, Upadhyay mengatakan New Delhi telah memasok makanan di kawasan hutan agar monyet-monyet tak berkeliaran.
Di negara dengan mayoritas penduduk beragama Hindu itu, monyet sangat dihormati karena dianggap suci.
Dalam kepercayaan Hindu, mereka memiliki Dewa Hanuman yang merupakan dewa monyet.
Pengerahan 'manusia lutung' ini bukan kali pertama. Pada 2010 lalu, India melakukan aksi serupa saat menjadi tuan rumah Pesta Olahraga Persemakmuran (Commonwealth Games).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3808 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1750 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang