Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 12 Mei 2026
Suami di Denpasar Tewas Gantung Diri karena Sakit, Ini Isi Pesan Terakhir ke Istrinya
beritabali/ist/Suami di Denpasar Tewas Gantung Diri karena Sakit, Ini Isi Pesan Terakhir ke Istrinya.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Istri mana yang tidak sedih melihat suaminya tewas gantung diri di kamar rumahnya. Apalagi sang suami menulis surat bahwa dirinya tak kuat menahan penderitaan akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Kejadian pilu itu terjadi di seputaran Jalan Trenggana, Denpasar Timur, pada Kamis 21 September 2023 sekitar pukul 15.30 WITA. Perihal itu dirasakan seorang istri berinisial Kadek ACJ (33). Sementara suaminya berinisial Kadek RS (33).
Baca juga:
Istri Ngalap Salak, Suami Gantung Diri
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Kadek ACJ pulang ke rumahnya usai bekerja sebagai pegawai di salah satu kampus di Denpasar. Tiba di rumah, ibu rumah tangga ini mendapati rumahnya dalam keadaan sepi.
Sang istri langsung masuk ke kamarnya. Alangkah kagetnya saksi melihat sang suami tewas gantung diri di atas plafon kamarnya. Ia sontak histeris dan berteriak meminta bantuan warga. Tak luput, saksi memanggil iparnya PM (43) yang tinggal di sebelah rumah.
Selanjutnya iparnya menghubungi pecalang dan polisi. Aparat kepolisian Polsek Denpasar Timur dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba dilokasi gantung diri untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. "Kejadian ini murni gantung diri," ujarnya.
Baca juga:
Istri Sakit, Suami Gantung Diri
AKP Sukadi menambahkan bahwa dari olah TKP, pihaknya menemukan surat yang diduga ditulis sendiri oleh korban. Surat itu diletakkan di atas rak baju.
Dalam surat itu, pria asal Buleleng itu meminta agar istrinya (Kadek ACJ) agar tetap semangat walau dirinya telah pergi selama-lamanya. Korban juga mengatakan bahwa kepergianya itu karena tidak kuat menahan sakit.
Isi pesan dari surat itu yakni, "Yu semangat, jaga Agus, raih mimpi, aq gelem sing ngidaang naanang (aku sakit, tidak kuat menahannya)," tulis KRS.
Beberapa saat kemudian, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengevakuasi korban ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1131 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 891 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 714 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 660 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik