Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Suami di Denpasar Tewas Gantung Diri karena Sakit, Ini Isi Pesan Terakhir ke Istrinya
beritabali/ist/Suami di Denpasar Tewas Gantung Diri karena Sakit, Ini Isi Pesan Terakhir ke Istrinya.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Istri mana yang tidak sedih melihat suaminya tewas gantung diri di kamar rumahnya. Apalagi sang suami menulis surat bahwa dirinya tak kuat menahan penderitaan akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Kejadian pilu itu terjadi di seputaran Jalan Trenggana, Denpasar Timur, pada Kamis 21 September 2023 sekitar pukul 15.30 WITA. Perihal itu dirasakan seorang istri berinisial Kadek ACJ (33). Sementara suaminya berinisial Kadek RS (33).
Baca juga:
Istri Ngalap Salak, Suami Gantung Diri
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Kadek ACJ pulang ke rumahnya usai bekerja sebagai pegawai di salah satu kampus di Denpasar. Tiba di rumah, ibu rumah tangga ini mendapati rumahnya dalam keadaan sepi.
Sang istri langsung masuk ke kamarnya. Alangkah kagetnya saksi melihat sang suami tewas gantung diri di atas plafon kamarnya. Ia sontak histeris dan berteriak meminta bantuan warga. Tak luput, saksi memanggil iparnya PM (43) yang tinggal di sebelah rumah.
Selanjutnya iparnya menghubungi pecalang dan polisi. Aparat kepolisian Polsek Denpasar Timur dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba dilokasi gantung diri untuk melakukan penyelidikan. Dari hasil lidik, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. "Kejadian ini murni gantung diri," ujarnya.
Baca juga:
Istri Sakit, Suami Gantung Diri
AKP Sukadi menambahkan bahwa dari olah TKP, pihaknya menemukan surat yang diduga ditulis sendiri oleh korban. Surat itu diletakkan di atas rak baju.
Dalam surat itu, pria asal Buleleng itu meminta agar istrinya (Kadek ACJ) agar tetap semangat walau dirinya telah pergi selama-lamanya. Korban juga mengatakan bahwa kepergianya itu karena tidak kuat menahan sakit.
Isi pesan dari surat itu yakni, "Yu semangat, jaga Agus, raih mimpi, aq gelem sing ngidaang naanang (aku sakit, tidak kuat menahannya)," tulis KRS.
Beberapa saat kemudian, petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar mengevakuasi korban ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Catatan redaksi:
Hidup memang terkadang membuat individu goyah hingga berpikir untuk jalan pintas mengakhiri hidup. Namun percayalah ada jalan keluar yang lebih baik dari kematian.
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, silakan menghubungi P3B (Pusat Pelayanan Pencegahan Bunuh Diri) Keluarga Compassion Tel: 082335555644, XL: 081999162555, IND: 08587536536
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan