Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
266 Hektare Lahan Pertanian Subak Penarungan Gagal Panen
BERITABALI.COM, BADUNG.
Petani Subak Penarungan, Badung mengeluh lantaran mengalami gagal panen.
Hal ini akibat dari adanya tanggul jebol pada 8 Juli 2023 lalu yang mengakibatkan pertumbuhan padi di areal seluas 266 hektare tidak maksimal karena kekurangan air.
Meskipun tanggul berhasil diperbaiki dan air dapat dialirkan kembali pada 28 September 2023 lalu, tetapi menurut beberapa petani mengaku padi tetap mengalami gagal panen.
Kondisi ini dialami oleh salah seorang Petani, I Made Kitra. Ia mengatakan, padi di areal lahannya seluas 25 are seluruhnya mengalami gagal panen.
Kondisi ini disebabkan saat mulai menanam padi air tidak mengalir sehingga pertumbuhan padi menjadi terganggu.
"Ya memang mengalami gagal panen di areal sawah saya (I Made Kitra) akibat kekeringan," jelasnya, Sabtu (7/10/2023).
Akibat gagal panen, Kitra mengalami kerugian dari sisi modal bibit, upah tanam dan traktor dengan total sebesar Rp 3 juta dari lahan pertanian seluas 25 are.
Hal yang sama juga dialami petani lainnya, I Nyoman Jenur. Ia menuturkan, meskipun air akhirnya mengalir, tetapi dinilai lambat sehingga padi terlanjur telah tumbuh besar bersanding dengan rimbunnya rerumputan di satu areal petak sawah ini.
"Ya ini akibat sempat areal sawah kami tidak teraliri air beberapa bulan lalu. Meskipun air telah menggalir akan tetapi tetap gagal panen tidak dapat dihindari," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan