Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
WHO Beberkan Kondisi Terbaru di Gaza: Makin Buruk Setiap Jam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di Palestina Richard Peeperkorn membeberkan situasi di Gaza, usai gencatan senjata tak diperpanjang dan Israel kembali menggempur wilayah tersebut.
"Situasi [di Gaza] kian buruk setiap jam," kata Peeperkorn dalam sebuah video, dikutip Al Jazeera, Selasa (5/12).
Dia kemudian berujar, "Ada pengeboman yang secara intensif sedang berlangsung, termasuk di wilayah selatan, Khan Younis dan bahkan di Rafah."
Pada Senin malam hingga Selasa pagi ini, wilayah selatan Gaza bergejolak. Israel meluncurkan serangan, mengepung fasilitas sipil, dan menempatkan penembak jitu di atap-atap bangunan.
Israel juga menyerang Kamp Pengungsi Jabalia Al Balad dan menewaskan 15 orang.
Pada Selasa ini, pasukan Israel juga menyerang kamp pengungsi Nuseirat di Gaza Tengah. Imbas gempuran mereka, setidaknya 50 orang meninggal.
Serangan Israel juga menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka. Mereka lalu dilarikan ke Rumah Sakit Nasser.
Israel kembali menggempur Gaza besar-besaran usai gencatan senjata berakhir.
Israel dan kelompok perlawanan di Palestina, Hamas, sepakat gencatan senjata pada 24 November. Kesepakatan damai ini diperpanjang dua kali dan berakhir pada 30 November. Imbas serangan terbaru nyaris seribu orang di Palestina meninggal.
Israel melancarkan agresi sejak 7 Oktober. Selama operasi, mereka menyerang warga dan objek sipil. Hingga kini, total korban imbas serangan Israel mencapai 16.000 jiwa.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang