Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Oposisi Sebut Netanyahu Seret Israel ke Dalam Bencana Besar
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, mengatakan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sedang menyeret negaranya ke dalam bencana ekonomi dan sosial.
Dia berujar pemerintah mengabaikan semua peringatan para profesional, seperti sebelum serangan Hamas 7 Oktober terjadi.
"Saya meminta para menteri di kabinet untuk menentang undang-undang tantang pembebasan dinas militer. Jika tidak, bencana ini akan jadi kesalahan mereka," kata Lapid di X, seperti dikutip Al Jazeera, Selasa (26/3).
Undang-undang yang dimaksud Lapid merupakan rancangan undang-undang yang bakal memperpanjang usia bagi Yahudi Haredi ultra-Ortodoks untuk mengikuti wajib militer. Mereka akan diminta menjalani wajib militer hingga usia 35 tahun, dari sebelumnya 26 tahun.
RUU ini juga akan memastikan bahwa laki-laki Haredi yang gagal mendaftar tidak akan menghadapi sanksi pidana.
Ini merupakan kritik kesekian yang dilayangkan Lapid terhadap pemerintahan Netanyahu maupun Netanyahu sendiri.
Lapid kerap menyerukan pemecatan Netanyahu lantaran menganggap PM penerusnya itu tak becus menjaga keamanan Israel sehingga kebobolan Hamas.
"Netanyahu tidak bisa tetap menjadi Perdana Menteri Israel. Kita memerlukan pemerintahan untuk pemulihan nasional. Dia harus mundur sekarang," kata Lapid melansir CNN.
Menurut Lapid, pemerintahan saat ini tidak benar-benar berfungsi. Justru lembaga Israel yang melakukan berbagai hal dengan benar.
"Kita perlu mengubah pemerintahan," tegas dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3759 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1694 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang