Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Tiga Sekawan Jalan Kaki dari Sukawati Tangkil ke Pura Besakih, Ditempuh 11 Jam
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di tengah kroditnya jalur menuju Besakih karena banyak kendaraan, ditambah akses shuttle bus yang terbatas, ternyata tidak berpengaruh bagi tiga sekawan asal Gianyar. Mereka memilih tangkil (menghadap Ida Batara) dengan berjalan kaki.
Jarak yang mereka tempuh sepanjang 42 kilometer (km) dengan lama perjalanan 11 jam. Pengalaman mereka jalan kaki sampai ke Pura Besakih dibagikan di media sosial dan menuai beragam tanggapan. Mereka jalan melewati semak, jalan desa hingga jalan protokol Klungkung-Karangasem.
Tiga sekawan itu adalah Frananda Agastya asal Desa Batuan, Sukawati, Gianyar, Made Parta dan Nyoman Kiwul asal Tengkulak, Sukawati. Diwawancarai beritabali.com, Frananda biasa dipanggil Yande. Namun dia enggan menyebut nama aslinya di publik.
Biar dia dipanggil Yande atau dengan nama medsos dikenal dengan Frananda Agastya saja. "Saya start dari rumah teman di Tengkulak. Jalan kaki dari sana," ujar Frananda saat dihubungi via telepon.
Meski jalan jauh, tak ada rintangan yang dihadapi. Semuanya berjalan normal. Sebab, mereka ini grup yang sudah sering naik turun gunung.
Dia hanya berpesan, bahwa tangkil untuk menghaturkan bakti ke Ida Sang Hyang Widhi tidak boleh banyak mengeluh. Apalagi ada yang ramai viral mengeluh sudah berada di Besakih.
"Jangan mengeluh soal shuttle. Dari parkiran ke pura kan hanya 5 menit saja. Saya jalan dari Tengkulak (Sukawati) ke Besakih," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 341 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 254 Kali
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 177 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan