Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Bawaslu Bali Sebut Sejumlah Hal yang Berpotensi Sengketa Dalam Pemilu 2024
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Anggota Bawaslu Bali, Gede Sutrawan dalam Rapat Fasilitasi dan Pembinaan Penyelesaian Sengketa Kamis (18/4/2024) di Badung menyampaikan bahwa ada hal memiliki potensi sengketa dalam hajatan Pemilu 2024.
“Adapun hal yang memiliki potensi sengketa dalam penetapan perolehan kursi dan calon terpilih adalah adanya perolehan suara yang sama antar calon, kemungkinan perolehan kursi partai melebihi jumlah calon yang ada, dan adanya calon terpilih yang tidak melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dan PPDK," jelasnya.
Permohonan terjadi karena ada hak peserta pemilu yang dirugikan secara langsung oleh peserta pemilu lain pada tahapan proses pemilu.
Senada dengan Sutrawan, Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi juga mengatakan, proses sengketa bisa terjadi karena adanya kerugian yang dialami oleh peserta Pemilu akibat dari putusan KPU dan hak peserta Pemilu yang dikesampingkan oleh peserta Pemilu lainnya.
Dirinya berpesan dalam penanganan sengketa proses Pemilu, Bawaslu diharapkan senantiasa bekerja berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku.
“Dalam menangani sengketa proses pemilu, Bawaslu, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kab/Kota diharapkan senantiasa bekerja berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu,” tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula koordinator Divisi pengampu Penyelesaian Sengkata Bawaslu Kabupaten atau Kota se-Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 516 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 404 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 398 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik