Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Usai Aniaya Tetangga dengan Klewang, Wayan Gede Dibawa ke RSJ Bangli
BERITABALI.COM, GIANYAR.
I Wayan Gede Widintara (39), asal Banjar Tojan, Desa Pering, Kecamatan Blahbatuh mendadak naik pitam ketika melihat tetangganya Ketut Suastika (52). Wayan Gede nekat menganiaya dengan senjata tajam atau sajam Suastika hingga tersungkur di jalan Banjar Tojan pada Kamis (16/5/2024) pukul 04.30 WITA.
Awalnya, Suastika menyapu di pinggir jalan. Kemudian datang pelaku Wayan Gede. Dia langsung mengancam akan mengambil klewang. Ternyata bukan sekedar ancaman, Wayan Gede yang punya riwayat kartu kuning benar-benar langsung mengambil klewang. Seketika korban dikejar.
Demi menyelamatkan diri, korban berusaha kabur. Namun kecepatan ayunan klewang membuat korban tersungkur. Korban mengalami luka pada bagian kepala dan ujung kaki kanan akibat amukan Wayan Gede.
Korban langsung teriak minta tolong. Seketika, warga setempat berdatangan untuk membantu korban. Selanjutnya, melihat korban tersungkur dan ada orang berdatangan, pelaku Wayan Gede memilih kabur.
Korban langsung dilarikan ke RS Kasih Ibu Saba karena darah terus mengucur. Kasus itu pun telah ditangani oleh Polsek Blahbatuh. Sementara itu, menerima laporan, Unit Reskrim langsung mengamankan pelaku Wayan Gede tanpa perlawanan.
"Pelaku sudah kita amankan, tapi ada indikasi pelaku mengalami gangguan jiwa. Nanti kita tunggu hasil pemeriksaan dokter," ujar Kapolsek Blahbatuh, Kompol Made Berata.
Dikatakan jika dulu pelaku pernah dirawat di RS Jiwa Provinsi Bali di Kabupaten Bangli.
"Dari Informasi tersebut terhadap pelaku saat ini sedang diperiksakan di RSJ Provinsi Bali di Bangli guna memastikan kondisi kejiwaan dari pelaku," terang Kompol Berata.
Sementara itu, informasi yang dihimpun, pelaku Suastika ini telah memiliki istri dan seorang anak. Ayahnya jarang di rumah karena melihat kondisi Wayan Gede yang temperamental. Termasuk pamannya juga pindah, menghuni rumah lain.
Di rumah, Wayan Gede kerap mengamuk. "Kasihan istrinya dan anaknya terus kena amukan," ujar sumber.
Para tetangga dan kerabat juga berharap Wayan Gede ini bisa ditahan dan dihukum. "Sering bikin ribut. Kami takut disini, gak ada berani," tutup sumber warga.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2441 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2089 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1697 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1131 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun