Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Beredar di Medsos Geng Motor di Sempidi Menyerang Warga dengan Parang, Polisi: Hoax
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kelompok atau geng remaja yang berjuluk Gaza Denpasar sudah dibubarkan oleh Polisi. Mereka sebelumnya diamankan karena gagal tawuran dengan kelompok remaja lain bernama Menteng Pride.
Namun, baru-baru ini muncul postingan kekerasan gerombolan bermotor yang viral di media sosial (medsos). Bahkan, postingan itu disangkut-pautkan dengan dua pentolan geng tersebut. Namun dimana lokasi aksi kekerasan itu belum diketahui.
Baca juga:
Viral Geng Remaja Gaza Denpasar Hendak Tawuran Bawa Samurai, 80 Anggotanya Semua Masih SMP
Meski begitu, banyak versi yang mengatakan terjadi di Jalan Raya Lukluk, Desa Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung. Dari postingan yang beredar menyebutkan ada segerombolan geng motor bersenjata parang menyerang warga sekitar.
"Kejadian di daerah Lukluk, Sempidi. Tolong pihak terkait diatensi. Segerombolan geng motor membawa parang dan seketika menyerang sodara saya. Hati-hati pulang malam Semeton," tulis salah satu postingan akun Instagram @ayangparamartha disertai foto korban yang penuh darah. Postingan itu dibagikan secara luas oleh medsos lainnya.
Justru, postingan foto disertai keterangan yang membuat masyarakat takut itu langsung direspons cepat oleh aparat Polres Badung. Polisi turun ke lapangan untuk menyelidiki. Hasil lidik, postingan itu ternyata bohong alias hoax.
Menurut Kasi Humas Polres Badung Ipda Putu Sukarma, postingan itu dipastikan hoax. Sebab, hasil penelusuran polisi di Jalan Raya Lukluk tidak pernah terjadi kekerasan oleh segerombolan orang bersenjata parang.
"Informasi di medsos itu hoax. Sampai saat ini situasi kamtibmas di daerah hukum Polres Badung masih dalam keadaan aman dan kondusif," bebernya, pada Kamis 30 Mei 2024.
Bagian lain, muncul juga pesan berantai di grup-grup WhatsApp. Pesan berantai itu intinya mengatakan geng remaja Gaza Denpasar dikaitkan dengan warga pendatang dari Nusa Tenggara Timur. Gaza Denpasar ini digambarkan sebagai kelompok kriminal yang sadis. Mereka melakukan begal di sejumlah tempat di Bali.
Pentolan geng kriminal itu dikatakan sering mangkal di Lapangan Lumintang dan Jalan Raya Gatot Subroto (Denpasar Utara), Ubud (Gianyar), Dalung dan Canggu (di Badung). Masyarakat diminta untuk tidak beraktivitas di luar rumah pada malam hari.
Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengatakan kelompok remaja Gaza Denpasar yang beberapa pentolannya diamankan aparat kepolisian bukan merupakan kelompok etnis atau suku tertentu. Dikatakannya, kelompok para remaja "nakal" ini adalah sebagai besar pelajar SMP di Denpasar.
"Dari kejadian tersebut kami mengajak para orangtua mengawasi pegaulan anak-anak, jangan sampai terjebak pada pergaulan negatif yang dapat merusak masa depannya. Kepada seluruh masyarakat bila mengetahui ada dugaan peristiwa serupa agar dapat segera diinformasikan ke pihak terkait," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5825 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2562 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2205 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan