Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Sampah dari Laut Ancam Pertumbuhan Pohon Mangrove
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penggiat lingkungan, Nyoman Sweet Juniartini mengatakan pertumbuhan pohon mangrove terancam mati karena hempasan sampah dari air laut.
Kondisi ini, menurutnya akan berdampak pada pertumbuhan pohon mangrove. Sebagian besar sampah akan tersangkut dan menutup akar pohon mangrove. Akhirnya kondisi ini mempengaruhi pernapasan akar pohon mangrove.
"Ya, sampah masih menjadi masalah bagi pertumbuhan pohon mangrove karena berbagai jenis sampah terbawa arus air laut yang akhirnya tersangkut di sekitar akar pohon Mangrove. Kondisi ini berdampak ke pernafasan akarnya yang bisa berujung ke kematian pohon ini," paparnya, Jumat (31/5/2024) saat penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Kota Denpasar Selatan.
Lanjutnya, hempasan sampah-sampah mulai terlihat memasuki areal hutan mangrove pada bulan-bulan tertentu setiap tahunnya.
"Volume sampah terlihat banyak terbawa arus air laut mulai bulan November hingga Februari setiap tahunnya. Tentu kondisi ini akan memberi dampak kurang baik bagi pohon mangrove yang masih kecil dan akar pohon," sebutnya.
Sebagai upaya, hanya bisa dengan membersihkan akar pohon Mangrove dari sampah-sampah yang menutupi akar pohon sehingga tidak mengganggu pernapasannya.
Juniartini berharap kesadaran seluruh pihak khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan agar tidak membuang sampah sembarangan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1412 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1212 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 641 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 552 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung