Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ditinggal Sembahyang, Rumah di Kelating Tabanan Ludes Terbakar
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah rumah permanen di Banjar Sangging, Desa Kelating, Kecamatan Kerambitan, Tabanan milik I Nyoman Budiarta, 55 tahun berukuran 7 x 6 meter pada Rabu, (17/7) sekitar Pukul 09.00 WITA ludes dilalap si jago merah.
Api diduga bersumber dari dupa yang digunakan oleh pemilik rumah untuk sembahyang saat Hari Pagerwesi.
Baca juga:
Kronologi TPST Samtaku Jimbaran Terbakar
Informasi yang berhasil dihimpun, pada hari Rabu istri korban Nyoman Ariasih melakukan persembahyangan (maturan) dengan menggunakan dupa di pelangkiran kamar rumah korban.
Setelah sembahyang di kamar tersebut, ia langsung melakukan persembahyangan (maturan) keliling, dan pada saat tersebut posisi di dalam rumah kosong karena korban berada di halaman rumah sambil mengasuh cucunya.
Beberapa saat kemudian korban melihat bahwa ada api di dalam rumahnya. Dengan adanya api tersebut korban langsung berteriak minta tolong, dan beberapa saat kemudian beberapa tetangga dan warga datang ke lokasi dan berusaha untuk memadamkan api.
Namun, karena api semakin besar, akhirnya sekitar Pukul 09.19 WITA warga menghubungi Damkar Tabanan. Setelah itu, dua unit mobil Damkar Tabanan datang dan berusaha memadamkan api. Akhirnya, sekitar Pukul 10.15 WITA api berhasil dipadamkan.
“Diduga api berasal dari dupa yang digunakan istri korban sembahyang di dalam kamar,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Brata.
Akibat kejadian ini korban mengalami kerugiaan materiil hingga Rp 175 juta karena kondisi rumah terbakar ludes.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang