Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sempat Jadi Nomor 2, Yahya Sinwar Kini Jadi Incaran Utama Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hamas resmi menunjuk Yahya Sinwar sebagai pemimpin biro politik baru kelompok itu pada Selasa (6/8), menggantikan Ismail Haniyeh yang tewas dalam serangan di Teheran, Iran.
Penunjukan ini dilakukan diiringi dengan serangan sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam, ke wilayah Israel.
"Gerakan Perlawanan Islam Hamas mengumumkan terpilihnya Komandan Yahya Sinwar sebagai kepala biro politik, menggantikan Komandan Ismail Haniyeh yang telah wafat menjadi syahid, semoga [Tuhan] mengasihaninya," demikian pernyataan Hamas seperti dikutip Al Jazeera.
Setelah pengumuman tersebut, Israel menyatakan bakal "menyingkirkan" Sinwar, termasuk Hamas, sesegera mungkin dari muka bumi.
"Pengangkatan teroris ulung Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru Hamas, menggantikan Ismail Haniyeh, merupakan alasan kuat lainnya untuk segera menyingkirkannya dan menghapus organisasi keji ini dari muka Bumi," kata Menteri Luar Negeri Israel Katz melalui pernyataan di media sosial X pada Rabu (7/8).
Sinwar adalah petinggi Hamas yang mengontrol Jalur Gaza, Palestina. Israel menuduh Sinwar sebagai salah satu dalang serangan 7 Oktober 2023 yang memicu agresi brutal Negeri Zionis ke Jalur Gaza hingga hari ini.
Israel pun menjadikan Sinwar salah satu pentolan Hamas yang paling diburu selain Haniyeh.
Penunjukan Sinwar sebagai pemimpin politik baru Hamas disebut memberi sinyal kuat kepada Israel bahwa kelompok ini akan lebih sulit diajak bernegosiasi.
Menurut sejumlah pengamat, kepemimpinan Sinwar bakal membuat perundingan gencatan senjata dan pembebasan sandera semakin tidak pasti.
Sebab, berbeda dengan Haniyeh yang lebih cair dalam berdialog, Sinwar disebut memiliki pendekatan yang lebih keras dalam menghadapi Israel.
Sinwar merupakan salah satu dari tiga pemimpin paling senior Hamas di Jalur Gaza yang masih hidup sampai saat ini. Ia juga merupakan salah satu pendiri sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam.
Sinwar memainkan peran kunci dalam politik dan militer Hamas selama serangan tujuh minggu Israel di Gaza pada 2014. Amerika Serikat sampai melabelinya sebagai "teroris global yang ditunjuk secara khusus" pada tahun berikutnya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan