Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Keyakinan Konsumen Bali Terjaga di Tengah Peningkatan Kunjungan Wisatawan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) untuk bulan Juli 2024 menunjukkan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Provinsi Bali tetap optimis, meskipun mengalami sedikit penurunan dari bulan sebelumnya.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali tercatat sebesar 138,58, sedikit menurun dari 140,00 pada bulan Juni, namun tetap berada pada level optimis di atas angka 100.
Penurunan ringan ini sejalan dengan penurunan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) nasional yang tercatat sebesar 123,4, turun sedikit dari 123,3 pada bulan sebelumnya. Meskipun demikian, IKK nasional juga tetap berada dalam zona optimis.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa keyakinan konsumen di Bali dipengaruhi oleh capaian positif pada Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK). Kinerja IKE, yang mencakup berbagai komponen, menunjukkan hasil yang positif dengan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Saat Ini naik sebesar 1,42% dari 141,00 menjadi 143,00. Selain itu, Indeks Konsumsi Barang Kebutuhan Tahan Lama Saat Ini juga meningkat 0,43% menjadi 116,00.
Namun, ada penurunan dalam Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), dengan penurunan sebesar -1,46% dari 148,50 menjadi 146,33. Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh penurunan dalam Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha untuk enam bulan mendatang.
“Walaupun terdapat penurunan pada beberapa komponen IEK, secara umum capaian ini masih berada dalam zona optimis,” jelas Erwin Soeriadimadja.
Keyakinan konsumen yang tetap terjaga berpotensi mendukung pertumbuhan konsumsi rumah tangga, investasi, serta meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi Bali. Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Bali melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus berkoordinasi untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas, serta mengendalikan inflasi agar tetap dalam rentang target 2,5% ±1%.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang