Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Hamas Nilai Usulan Gencatan Senjata Hanya Tipu Daya Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hamas menyebut usulan gencatan senjata di Gaza sebagai 'tabir asap' atau tipu daya Israel. Pasalnya, proposal tersebut tidak mencakup penghentian serangan atau penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Anggota senior Hamas Izzat al-Rishq mengatakan, proposal gencatan senjata yang diajukan dalam beberapa hari terakhir tidak mencakup diakhirinya serangan Israel.
"Kami secara positif terlibat dengan setiap usulan dan gagasan yang menjamin penghentian agresi dan penarikan pasukan [Israel] dari Gaza," ujar Rishq, melansir Anadolu.
Rishq menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan negosiasi tersebut sebagai 'kedok untuk melanjutkan agresinya'.
"Permainan tukar peran antara pendudukan dan pemerintahan AS sedang berlangsung di Lebanon seperti di Gaza," ujar Rishq.
Hamas, pada Selasa lalu, telah menanggapi permintaan mediator untuk membahas proposal gencatan senjata terbaru.
Upaya mediasi yang dipimpin Amerika Serikat (AS), Mesir, dan Qatar sejauh ini gagal mencapai gencatan senjata. Namun, AS tetap bersikeras bahwa pembunuhan Pemimpin Hamas Yahya Sinwar oleh Israel dapat menghasilkan terobosan dalam perundingan.
Hanya saja, Hamas bersikeras bahwa konflik hanya akan berakhir jika Israel mau menghentikan operasinya.
Dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 43 ribu warga Gaza, Palestina. Sebagian besar korban merupakan warga sipil. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang