Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Hamas Nilai Usulan Gencatan Senjata Hanya Tipu Daya Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hamas menyebut usulan gencatan senjata di Gaza sebagai 'tabir asap' atau tipu daya Israel. Pasalnya, proposal tersebut tidak mencakup penghentian serangan atau penarikan pasukan Israel dari Gaza.
Anggota senior Hamas Izzat al-Rishq mengatakan, proposal gencatan senjata yang diajukan dalam beberapa hari terakhir tidak mencakup diakhirinya serangan Israel.
"Kami secara positif terlibat dengan setiap usulan dan gagasan yang menjamin penghentian agresi dan penarikan pasukan [Israel] dari Gaza," ujar Rishq, melansir Anadolu.
Rishq menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggunakan negosiasi tersebut sebagai 'kedok untuk melanjutkan agresinya'.
"Permainan tukar peran antara pendudukan dan pemerintahan AS sedang berlangsung di Lebanon seperti di Gaza," ujar Rishq.
Hamas, pada Selasa lalu, telah menanggapi permintaan mediator untuk membahas proposal gencatan senjata terbaru.
Upaya mediasi yang dipimpin Amerika Serikat (AS), Mesir, dan Qatar sejauh ini gagal mencapai gencatan senjata. Namun, AS tetap bersikeras bahwa pembunuhan Pemimpin Hamas Yahya Sinwar oleh Israel dapat menghasilkan terobosan dalam perundingan.
Hanya saja, Hamas bersikeras bahwa konflik hanya akan berakhir jika Israel mau menghentikan operasinya.
Dimulai sejak 7 Oktober 2023 lalu, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 43 ribu warga Gaza, Palestina. Sebagian besar korban merupakan warga sipil. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan