Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Dua Pelaku Mengaku Oknum Wartawan Aniaya Sopir Truk Hingga Tak Sadarkan Diri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, saat press release dengan awak media mengungkapkan perkembangan terbaru terkait laporan pemukulan yang melibatkan dua orang pelaku yang mengaku sebagai oknum wartawan.
Kasus ini berawal dari laporan polisi yang diterima pada tanggal 11 Oktober 2024, dan melibatkan tindakan kekerasan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.
Menurut Kapolres, kejadian berlangsung pada malam hari, sekitar pukul 23.30 WITA. Saat itu, korban yang mengemudikan truknya merasa terprovokasi setelah mobil pelaku melempar botol air mineral ke arah kendaraannya.
Korban pun mengejar mobil pelaku hingga di lokasi kejadian, di mana ia menghadapi dua orang yang keluar dari mobil dan berusaha menyerangnya. Meskipun korban berusaha membela diri dengan menggunakan tuas kunci roda, ia akhirnya menjadi sasaran pemukulan dan dianiaya oleh kedua pelaku.
Korban mengalami pemukulan yang cukup parah hingga tidak sadarkan diri, dan saat ia tersadar, pelaku meninggalkan lokasi setelah menunjukkan kartu yang disebut sebagai KTA kepada korban.
Penyidik Sat Reskrim Polres Jembrana melakukan tindakan cepat dengan menerbitkan surat perintah untuk membawa para saksi dan terlapor yang tidak memenuhi panggilan. Pada tanggal 2 November 2024, petugas berhasil mengamankan kedua pelaku, Verdinan D.R.S. dan Luwis Alfeus Madear Sinaga, di kawasan Bekasi. Keduanya kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama di tempat umum. "Motif yang mendasari pemukulan ini adalah ketidakpuasan pelaku yang merasa kendaraannya didahului oleh korban," jelasnya.
Kedua pelaku kini terancam dikenakan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama di muka umum. Kapolres Endang Tri Purwanto mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan selalu melaporkan setiap tindakan kekerasan kepada pihak berwajib.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 533 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 412 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 404 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik