Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Erick Thohir Usulkan Pembangunan Bandara Baru di Bali Mulai 2027
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri BUMN, Erick Thohir, mengusulkan agar pembangunan bandara baru di Bali dimulai pada tahun 2027, mengingat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sedang dalam tahap pengembangan besar.
Erick menyampaikan bahwa meskipun Bandara Ngurah Rai dapat menampung hingga 32 juta penumpang pada periode 2029-2030, perlu dipertimbangkan pengembangan bandara baru sebagai alternatif jangka panjang untuk mendukung pariwisata Bali yang terus berkembang.
“Pemikiran dari Bapak Presiden, Pak Prabowo, adalah melihat alternatif pengembangan lebih lanjut. Bandara Ngurah Rai masih cukup dengan kapasitas 32 juta penumpang sampai 2029-2030, tetapi perlu dipersiapkan pengembangan infrastruktur yang lebih besar,” ujar Erick saat berada di Bandara Ngurah Rai, Kamis (21/11/2024).
Terkait lokasi bandara baru, Erick menyebut Bali Utara sebagai salah satu calon lokasi yang masih menuai pro dan kontra di kalangan masyarakat. Ia menegaskan bahwa keputusan final terkait lokasi pembangunan akan melibatkan berbagai pertimbangan dan kebijakan dari pemerintah daerah serta pihak-pihak terkait lainnya.
“Pembangunan bandara baru bisa menjadi solusi transportasi tambahan bagi wisatawan yang datang ke Bali. Sebagai contoh, jumlah penumpang yang datang ke Bali pada Oktober lalu mencapai sekitar 70 ribu orang setiap hari,” tambahnya.
Meski demikian, wacana pembangunan Bandara Bali Utara tidak luput dari kritik, terutama dari Presiden ke-5 RI, Megawati Sukarnoputri, yang menilai proyek tersebut tidak strategis. Megawati menyarankan alternatif lain, seperti menambah runway di Bandara Ngurah Rai atau mengembangkan rute penerbangan dari Surabaya atau Banyuwangi sebagai jalur penghubung ke Bali.
Sebelumnya, pembangunan Bandara Bali Utara sudah digagas sejak 2015 pada masa kepemimpinan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, namun proyek tersebut terhambat oleh sengketa lahan dengan warga setempat. Bahkan, Presiden Joko Widodo sempat mencoret proyek ini dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) pada 2022. Meski begitu, isu ini kembali mengemuka di tengah kontestasi Pilgub Bali 2024, dengan Mangku Pastika kini terlibat dalam tim pemenangan pasangan calon gubernur nomor urut 01. (sumber: kumparan)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1042 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 290 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun