Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Jasad Bayi Mengapung di Sungai Pemelisan, Diduga Korban Pembunuhan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga dikagetkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di Sungai Pemelisan, Sesetan, Denpasar Selatan, Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Bayi tersebut ditemukan tersangkut di antara tumpukan sampah dekat perahu.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengjelaskan kronologi kejadian, di mana menurut saksi, I Ketut Darma Yoga, jenazah bayi pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan. Ia mengecek ke lokasi dan menemukan bayi tersebut dalam kondisi tak bernyawa.
"Saya angkat jenazah bayi itu ke darat dan langsung lapor ke polisi," ujarnya.
Selanjutnya, Saksi lainnya, Gusti Rahmat Wijaya, yang baru pulang memancing, mengaku melihat sosok bayi mengambang di dekat dermaga.
"Bersama warga, ia membantu proses evakuasi jenazah ke darat," cetusnya.
Ia menyebut bayi tersebut mengenakan baju bayi dan popok berwarna putih.
"Beberapa bagian tubuhnya, seperti hidung dan mata kiri, tampak bengkak. Jenazah belum menunjukkan tanda-tanda pembusukan, sehingga diduga bayi baru dibuang kurang dari 24 jam sebelum ditemukan," paparnya.
Jenazah bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara oleh tim BPBD Kota Denpasar untuk proses lebih lanjut.
"Diduga bayi tersebut sengaja dibunuh sebelum dibuang ke sungai. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik kejadian ini," pungkas Sukadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4528 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun