Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 13 Mei 2026
Jasad Bayi Mengapung di Sungai Pemelisan, Diduga Korban Pembunuhan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga dikagetkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki yang mengapung di Sungai Pemelisan, Sesetan, Denpasar Selatan, Minggu (5/1/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Bayi tersebut ditemukan tersangkut di antara tumpukan sampah dekat perahu.
Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi mengjelaskan kronologi kejadian, di mana menurut saksi, I Ketut Darma Yoga, jenazah bayi pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan. Ia mengecek ke lokasi dan menemukan bayi tersebut dalam kondisi tak bernyawa.
"Saya angkat jenazah bayi itu ke darat dan langsung lapor ke polisi," ujarnya.
Selanjutnya, Saksi lainnya, Gusti Rahmat Wijaya, yang baru pulang memancing, mengaku melihat sosok bayi mengambang di dekat dermaga.
"Bersama warga, ia membantu proses evakuasi jenazah ke darat," cetusnya.
Ia menyebut bayi tersebut mengenakan baju bayi dan popok berwarna putih.
"Beberapa bagian tubuhnya, seperti hidung dan mata kiri, tampak bengkak. Jenazah belum menunjukkan tanda-tanda pembusukan, sehingga diduga bayi baru dibuang kurang dari 24 jam sebelum ditemukan," paparnya.
Jenazah bayi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Mandara oleh tim BPBD Kota Denpasar untuk proses lebih lanjut.
"Diduga bayi tersebut sengaja dibunuh sebelum dibuang ke sungai. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik kejadian ini," pungkas Sukadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1191 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 928 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 758 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 692 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik