Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Angin Kencang Terjang Buleleng, Atap Rumah Warga Terbang
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah atap rumah di Desa Gerokgak dan Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, Buleleng, serta di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (9/2/2025) diterbangkan angin kencang hingga menyebabkan kerusakan yang parah.
Sekitar pukul 08.30 WITA, angin kencang menerbangkan atap rumah milik Yudi Huki Ratdan Dima yang terbuat dari seng dengan rangka kayu berukuran 5 x 5 meter di Banjar Dinas Bhuanasari, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada.
Akibat musibah itu, atap rumah terlepas dan jatuh, selain itu emperan rumah bagian selatan tiang penyangganya juga bergeser dan hampir roboh.
"Kerugian ditaksir mencapai Rp. 10 juta dan untuk korban jiwa nihil. TRC BPBD Kabupaten Buleleng telah melaksanakan asesmen dan penyerahan bantuan logistik," ungkap Kalak BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi.
Di hari yang sama, sekitar pukul 13.00 WITA, angin kencang akibat cuaca ekstrem menerjang tiga rumah di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak hingga menyebabkan atap pada ketiga rumah terlempar, di antaranya menimpa rumah Kadek Suwartawan dan Komang Sutama di Banjar Dinas Sari Mekar, termasuk rumah milik Ketut Neti Yasa di Banjar Dinas Pengumbahan.
"Di Pemuteran ada 3 rumah, nanti akan diasesmen oleh BPBD Buleleng," ungkap Ariadi Pribadi.
Musibah serupa juga menimpa atap rumah milik Putu Kertayasa di Banjar Dinas Taman Sari, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak hingga mengakibatkan terlempar lantaran diterjang angin yang kencang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang