Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Angin Kencang, Penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk Sempat Ditutup
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, sempat dihentikan sementara pada Sabtu (15/2/2025) pukul 17.45 WITA. Keputusan ini diambil demi keselamatan pelayaran setelah angin kencang melanda Selat Bali.
Koordinator Satuan Pelaksana Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha, menjelaskan kondisi cuaca saat itu tidak memungkinkan untuk pelayaran aman.
"Demi keselamatan, operasional penyeberangan kami hentikan sementara," ujarnya.
Setelah 40 menit penutupan, aktivitas pelabuhan kembali normal pada pukul 18.25 WITA seiring membaiknya kondisi cuaca.
"Kami terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama," tegasnya.
Penutupan sementara ini menyebabkan antrean kendaraan di area pelabuhan, namun tidak sampai menimbulkan penumpukan signifikan. Aktivitas bongkar muat orang dan barang juga mengalami keterlambatan.
Sebagai langkah antisipasi, BPTD Pelabuhan Gilimanuk akan menerapkan sistem buka tutup jika kondisi cuaca kembali memburuk.
"Seluruh pengguna jasa penyeberangan diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu," tambahnya.
Pos Daerah (Posda) Jembrana bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Gilimanuk terus melakukan pemantauan dan meningkatkan koordinasi guna memastikan keamanan operasional pelabuhan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1065 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 848 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 672 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 623 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik