Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
ISI Denpasar Resmi Jadi ISI Bali, Menbud Fadli Zon Harap Jadi Pusat Diplomasi Budaya
bbn/liputan6.com/ISI Denpasar Resmi Jadi ISI Bali, Menbud Fadli Zon Harap Jadi Pusat Diplomasi Budaya.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, meresmikan perubahan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar menjadi ISI Bali dalam rangkaian Festival Bali Sangga Dwipantara V yang berlangsung di Gedung Citta Kelangen, ISI Bali, pada Jumat (28/02/2025).
Transformasi ini tertuang dalam Peraturan Presiden No. 14 Tahun 2025 dan menandai peran strategis ISI Bali sebagai institusi pendidikan seni yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam pemajuan kebudayaan nasional.
Dalam sambutannya, Fadli Zon menegaskan bahwa ISI Bali kini menjadi laboratorium kreatif yang menjembatani tradisi dengan inovasi, seni dengan teknologi, serta kearifan lokal dengan ekosistem global.
"Transformasi ini bukan hanya perubahan nama, tetapi juga penguatan peran ISI Bali dalam ekosistem kebudayaan nasional. ISI Bali harus menjadi pusat riset, regenerasi, dan diplomasi budaya yang mengangkat Indonesia ke peta kebudayaan dunia," ujarnya.
Sebagai pusat seni dan budaya dunia, Bali telah lama menjadi jembatan penghubung antara tradisi Nusantara dan komunitas global. Dengan landasan akademik yang kuat, Fadli Zon optimistis ISI Bali akan berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi seni terbaik di dunia.
"Dengan fondasi akademik yang kuat, saya yakin ISI Bali akan terus berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi seni terkemuka di dunia," tambahnya.
Dalam visi Indonesia Emas 2045, seni dan kebudayaan disebut sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, karya-karya yang dihasilkan ISI Bali diharapkan mampu menjadi narasi kebangsaan yang mendunia.
Sebagai bagian dari peresmian, Fadli Zon juga membuka Festival Nasional Bali Sangga Dwipantara V. Acara tahunan ini menjadi wadah bagi para maestro, akademisi, dan mahasiswa untuk menampilkan karya seni sekaligus berdiskusi mengenai arah kebudayaan nasional.
"Melalui festival ini, saya harap kita dapat semakin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bukan hanya negara dengan warisan budaya yang kaya, tetapi juga bangsa yang terus mencipta, meregenerasi, dan memproyeksikan budayanya ke masa depan," tegasnya.
Dengan transformasi ini, ISI Bali diharapkan semakin berperan dalam menjaga kelestarian budaya, menciptakan inovasi seni, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah global. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 785 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 688 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 510 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 492 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik