Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
BBPOM Denpasar Uji 22 Sampel Takjil Pedagang di Kampung Jawa, Ini Hasilnya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menjelang Idul Fitri, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar memperketat pengawasan terhadap makanan berbuka puasa (takjil) yang dijual di sekitar Kota Denpasar.
Pada Selasa (4/3/2025), tim BBPOM melakukan inspeksi di kawasan Masjid Baiturrahmah, Jalan Ahmad Yani, mulai pukul 15.30 WITA.
Kepala BBPOM Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil 22 sampel takjil dari pedagang di Kampung Jawa untuk diuji menggunakan laboratorium keliling. Hasilnya menggembirakan—semua sampel memenuhi syarat dan tidak ditemukan bahan berbahaya seperti formalin, rhodamin B, rhodamin yellow, maupun boraks.
"Sama seperti tahun lalu, semua takjil yang kami uji aman dikonsumsi. Ini menunjukkan bahwa kesadaran pedagang dalam menggunakan bahan yang aman semakin baik," ujarnya.
Salah satu pembeli, Agita Suminah, yang rutin membeli takjil di lokasi tersebut mengaku merasa tenang setelah melihat langsung proses pengolahan makanan.
"Saya lihat minyak yang digunakan masih bersih, tidak hitam. Tadi saya beli tim, lawar, dan sate usus, dan setiap bulan puasa saya selalu ke sini. Jadi, saya yakin makanan di sini aman," ungkapnya.
Dengan hasil pengawasan yang positif ini, masyarakat diimbau tetap selektif dalam memilih makanan berbuka puasa dan menghindari takjil yang mencurigakan. BBPOM Denpasar juga berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan guna memastikan keamanan pangan selama Ramadan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3836 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1781 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang