Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
SMAN Bali Mandara Buka 150 Kuota Siswa Baru, Gratis dan Berasrama
BERITABALI.COM, BULELENG.
SMAN Bali Mandara di Kecamatan Kubutambahan, Buleleng kembali membuka pendaftaran siswa baru untuk tahun ajaran 2025/2026. Tahun ini, sekolah menyediakan kuota sebanyak 150 siswa, yang diperuntukkan bagi seluruh masyarakat ber-KTP Bali. Pendaftaran dilakukan secara online.
Kepala Sekolah SMAN Bali Mandara, Ni Made Sri Narawati mengatakan bahwa pendaftaran dibuka sejak Kamis (10/4) dan akan ditutup pada Sabtu (10/5). Pemerintah Provinsi Bali memberikan dukungan berupa pendidikan gratis bagi siswa dari keluarga kurang mampu, dengan ketentuan bersedia tinggal di asrama selama masa pendidikan.
"Kuota tahun ini sama seperti tahun sebelumnya, yakni sebanyak 150 siswa," katanya.
Narawati menjelaskan, seluruh fasilitas asrama telah disiapkan untuk menyambut kedatangan siswa baru yang dijadwalkan masuk pada Juni 2025. Tidak ada perubahan dalam aturan aktivitas di asrama.
"Aktifitas di asrama tetap dari pukul 04.45 wita sampai 22.00 wita," terangnya.
Dalam proses penerimaan, pihak sekolah menerapkan sistem Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang mencakup tiga tahapan seleksi: paper based, home visit, dan bootcamp. Bootcamp mencakup rangkaian tes seperti psikologi, literasi dan numerasi, wawancara, focus group discussion, kesehatan, serta bakat.
Selain itu, ada beberapa syarat utama yang harus dipenuhi calon peserta didik baru, di antaranya; berusia paling tinggi 21 tahun per 1 Juli tahun berjalan, ,emiliki ijazah SMP/sederajat atau dokumen yang menyatakan telah menyelesaikan kelas 9 dan tidak sedang terdaftar sebagai siswa aktif di SMA/SMK/sederajat.
Untuk mendukung pemerataan akses pendidikan, Kepala Sekolah SMP/MTs di seluruh Bali dapat merekomendasikan maksimal 10 siswa dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Sementara untuk sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Kubutambahan, diperbolehkan merekomendasikan hingga 20 siswa.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Bali dalam menyediakan akses pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berbasis pada semangat gotong royong bagi generasi muda Pulau Dewata.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan