Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
MDA Bangli Imbau Kurangi Plastik Saat Galungan
BERITABALI.COM, BANGLI.
Menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2025, Majelis Madya Desa Adat (MDA) Kabupaten Bangli mengimbau masyarakat untuk meminimalisir penggunaan plastik dalam pembuatan sesaji dan menjaga kebersihan sarana upacara di lingkungan pura.
Ketua MDA Kabupaten Bangli, I Ketut Kayana, pada Selasa (22/4/2025), menyampaikan bahwa imbauan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Bali terkait pengurangan timbunan sampah plastik.
"Selain melalui surat edaran, pihaknya juga rutin lakukan sosialisasi saat turun ke masyarakat untuk mengurangi pemakaian plastik untuk pembungkus sesaji atau jajanan yang dipakai untuk banten, serta menghimbau warga agar tidak membiarkan canang atau sarana lainnya setelah melakukan persembahyangan," ujarnya.
Ketut Kayana menekankan pentingnya membawa kembali sarana upacara ke rumah masing-masing agar bisa diolah menjadi pupuk dan tidak menjadi tumpukan sampah di tempat suci.
Tak hanya itu, MDA Bangli juga mendorong masyarakat untuk menerapkan sistem teba modern dalam pengolahan sampah. Dalam sistem ini, sampah organik dikumpulkan dan ditimbun di tempat khusus agar dapat terurai secara alami dan menjadi pupuk yang bermanfaat bagi kesuburan tanaman.
"Diharapkan dengan kerjasama dan kesadaran bersama terkait pengolahan sampah secara mandiri, pada Hari Raya Galungan tidak hanya untuk mengucapkan syukur dan terima kasih pada Sang Pencipta, sekaligus juga untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan asri dan terbebas dari sampah," jelas Ketut Kayana.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang