Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Gerindra Buleleng Desak Perbekel Baturiti Diproses Hukum
BERITABALI.COM, BULELENG.
Meski telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, pengurus hingga simpatisan Partai Gerindra Buleleng tetap mendesak agar Perbekel Baturiti I Made Suryana diproses secara hukum.
Mereka resmi melaporkan sang perbekel di Mapolres Buleleng pada Jumat (13/6/2025).
Pantauan di lokasi, puluhan simpatisan dipimpin Ketua DPC Gerindra Kabupaten Buleleng, Gede Harja Astawa, mendatangi Mapolres Buleleng dengan membawa tiga spanduk. Masing-masing bertuliskan 'Pecat Oknum Kepala Desa Pemecah Belah Bangsa' serta 'Oknum Kepala Desa Harus Diadili'. Mereka datang dengan diiringi gambelan baleganjur.
Ketua DPC Gerindra Buleleng, Gede Harja Astawa, menyebut ucapan Perbekel Suryana mengandung unsur kebencian yang dikhawatirkan dapat memecah belah bangsa. Hal ini bermula saat Perbekel Baturiti menyatakan tidak akan menandatangani bansos berlabel Gerindra selama empat tahun ke depan.
"Kami melihat ucapan kebencian dari oknum perbekel ini potensinya sangat berbahaya di bawah. Untuk itu kami sepakat melaporkan tindakan yang terindikasi memecah belah anak bangsa ke Polres. Ini juga dilakukan oleh seluruh DPC Gerindra di Bali," kata Harja.
Ia berharap proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain sebagai efek jera, langkah ini dinilai penting agar kejadian serupa tak dilakukan oleh pejabat desa atau komunitas lainnya di Bali.
"Kita harus membangun negeri ini bersama-sama. Kalau dibiarkan, kami khawatir akan menular ke yang lain sehingga potensi pecah semakin melebar," terangnya.
Sementara itu, Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi ke Polda Bali, mengingat lokasi kejadian berada di wilayah Tabanan.
"Kami layani siapapun yang melapor dengan baik, dan akan kami tindaklanjuti dengan prosedural," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan