Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
SMPN 1 Bebandem Sulap Sampah Plastik Jadi Gaun, Wabup Pandu Beri Apresiasi
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kreativitas siswa SMP Negeri 1 Bebandem, Kabupaten Karangasem, memanfaatkan sampah plastik menjadi gaun estetik menuai pujian dari Wakil Bupati Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa.
Enam gaun hasil olahan sampah plastik itu tampil memukau dalam peragaan busana di ajang Karangasem Akhir Pekan (KAP) yang digelar di Jalan Veteran, Amlapura, Sabtu malam (9/8/2025).
“Kami memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada SMPN 1 Bebandem. Dari sini kita bisa melihat bagaimana pengelolaan sampah plastik diterapkan di sekolah ini. Bahkan, para siswa mampu berkreasi menjadikan sampah plastik sebagai gaun. Bagi saya, ini adalah pesan penting bahwa penuntasan persoalan sampah merupakan tanggung jawab semua pihak untuk menjaga lingkungan dan alam semesta,” ujar Pandu.
Ia berharap sistem pengelolaan sampah plastik di SMPN 1 Bebandem dapat menjadi contoh bagi sekolah lain di Karangasem. Menurutnya, membiasakan siswa mengolah sampah sejak dini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi dampak sampah plastik terhadap lingkungan.
Kepala SMPN 1 Bebandem, Ni Wayan Parwati, menjelaskan bahwa sekolah telah menerapkan manajemen khusus pengelolaan sampah plastik. Setiap kelas memiliki tabungan sampah yang dikelola oleh petugas Sekretaris Bidang (Sekbit).
“Sampah plastik yang terkumpul ada yang diambil oleh yayasan yang bergerak di bidangnya, dan kami juga bekerja sama dengan Pemerintah Desa Jungutan. Biasanya, sampah plastik dihargai per kilogram,” jelas Parwati.
Selain memberi nilai ekonomi, program ini juga memacu kreativitas siswa. Setiap akhir semester diadakan lomba antar kelas membuat kerajinan dari sampah plastik, menghasilkan karya seperti vas bunga, taplak meja, gorden, pakaian, hingga gaun.
“Kemarin ada sekitar enam gaun dari sampah plastik yang ditampilkan. Sebenarnya, kegiatan ini sudah kami lakukan sejak dua tahun lalu. Bahkan, gaun-gaun ini pernah ikut pawai dan karnaval,” terang Parwati.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang