Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 11 Mei 2026
Hook Maut De Gadjah KO-kan Petinju Emas PON Bram di No Drama Fight Reborn
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pertandingan puncak ajang No Drama Fight Reborn berlangsung seru di Sunset Bar, Seminyak, Badung, Minggu 24 Agustus 2025.
Laga yang ditunggu-tunggu ini mempertemukan Ketua Pertina Bali, Made Muliawan Arya alias De Gadjah, dengan petinju asal Ambon, Bram Hendra Betaubun atau The Killer.
Bram yang pernah dua kali meraih emas PON, masing-masing di Papua tahun 2023 dan Aceh–Sumut tahun 2024, akhirnya harus menerima kekalahan setelah bertarung hingga ronde keempat.
De Gadjah tampil tenang sejak awal, melancarkan jab dan beberapa uppercut. Ronde keempat menjadi titik balik, sesuai pernyataannya saat konferensi pers dan face off, pukulan hook bertubi-tubi De Gadjah akhirnya membuat Bram cedera pada bahu kiri.
Usai memenangkan pertandingan, De Gadjah mengucapkan rasa syukur dan berterima kasih kepada keluarga.
"Saya sebenarnya pesimis ya, kita sebenarnya saling kenal, cuma dia call out terus. Tapi saya tahu setelah juara dia ga pernah latihan, jadi strategi itu berjalan," ucapnya.
Ia menegaskan pertarungan ini adalah yang terakhir baginya. "Ada beberapa orang call out saya lagi, saya bilang jangan call out saya lagi. Jadi sabuk ini saya gantung lagi. Jadi silakan kalian berebut di No Drama berikutnya, saya ga mau bertanding lagi," ujarnya.
De Gadjah juga menekankan bahwa usia bukan penghalang untuk berprestasi. "Age is just a number, jadi dia 33, saya 44 masih bisa bertahan di ronde 4," tambahnya.
Selain itu, ia berpesan kepada generasi muda agar menyalurkan energi di jalur yang benar melalui arena resmi.
"Kedua adik-adik yang suka berantem artinya yang hobi fight, disinilah wadahnya untuk berprestasi, untuk Bali, untuk Indonesia," ungkapnya.
No Drama Fight Reborn menurutnya menjadi wadah pembinaan atlet, baik amatir maupun profesional. "Desember kita buat yang lebih besar, siapkan diri kalian, rekrutlah petarung-petarung terbaik, mau muaythai, kickboxing, amatir atau pro," jelasnya.
Sementara itu, Bram mengakui keunggulan lawannya. "Saya banyak berterima kasih kepada No Drama karena lewat sini saya pertama kali merasakan kalah. Saya petinju sudah belasan tahun, tapi saya malam ini menerima kekalahan. Saya mungkin sudah terlalu banyak memandang enteng sama kakak ketua," kata Bram.
Sesuai perjanjiannya saat face off, Bram juga menyerahkan uang 200 USD kepada De Gadjah karena sudah mampu bertahan di atas ronde 2.
Baca juga:
Pertarungan Terakhir De Gadjah Hadapi Petinju Kelas Berat Bakal Mengguncang No Drama Fight Reborn
"Satu lagi, jangan pernah meremehkan lawanmu," imbuh De Gadjah menutup event No Drama Fight Reborn yang sukses menyedot ribuan penonton baik di lokasi atau daring.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1067 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 848 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 672 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 623 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik