Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 21 Mei 2026
Gempa M6,5 Guncang Sumenep, Getarannya Terasa hingga Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa, 30 September 2025, pukul 23.49 WIB.
Getaran gempa tidak hanya dirasakan di Jawa Timur, tetapi juga menjalar hingga Pulau Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Trunojoyo mencatat sejumlah daerah yang merasakan guncangan.
"Dirasakan di Pamekasan, Tuban, Denpasar, Gianyar, Tabanan, Buleleng, Kuta, Banyuwangi, Lombok Utara, Lombok Tengah, Mataram, Malang, Blitar," ungkap BMKG Stasiun Meteorologi Trunojoyo, Rabu, 1 September 2025.
Berdasarkan laporan BMKG, intensitas gempa bervariasi di beberapa wilayah:
- III-IV MMI: Pamekasan, Jawa Timur
- III MMI: Tuban, Jawa Timur; Denpasar, Gianyar, Bali
- II-III MMI: Tabanan, Buleleng, Kuta, Bali; Banyuwangi, Jawa Timur
- II MMI: Lombok Utara, Lombok Tengah, Mataram, NTB; Malang, Blitar, Jawa Timur
BMKG mengungkap pusat gempa berada di laut, sekitar 50 kilometer tenggara Sumenep dengan kedalaman 11 kilometer.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," pesan BMKG.
Meski guncangan dirasakan cukup luas, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerugian akibat gempa bumi tersebut. (sumber: metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 1914 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1741 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1295 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1164 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah