Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 10 Juli 2026
Gempa M6,5 Guncang Sumenep, Getarannya Terasa hingga Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 terjadi di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Selasa, 30 September 2025, pukul 23.49 WIB.
Getaran gempa tidak hanya dirasakan di Jawa Timur, tetapi juga menjalar hingga Pulau Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Trunojoyo mencatat sejumlah daerah yang merasakan guncangan.
"Dirasakan di Pamekasan, Tuban, Denpasar, Gianyar, Tabanan, Buleleng, Kuta, Banyuwangi, Lombok Utara, Lombok Tengah, Mataram, Malang, Blitar," ungkap BMKG Stasiun Meteorologi Trunojoyo, Rabu, 1 September 2025.
Berdasarkan laporan BMKG, intensitas gempa bervariasi di beberapa wilayah:
- III-IV MMI: Pamekasan, Jawa Timur
- III MMI: Tuban, Jawa Timur; Denpasar, Gianyar, Bali
- II-III MMI: Tabanan, Buleleng, Kuta, Bali; Banyuwangi, Jawa Timur
- II MMI: Lombok Utara, Lombok Tengah, Mataram, NTB; Malang, Blitar, Jawa Timur
BMKG mengungkap pusat gempa berada di laut, sekitar 50 kilometer tenggara Sumenep dengan kedalaman 11 kilometer.
"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," pesan BMKG.
Meski guncangan dirasakan cukup luas, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerugian akibat gempa bumi tersebut. (sumber: metrotvnews.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3644 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1291 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1215 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1054 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun