Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siswi SMA di Denpasar Diduga Disetubuhi Teman Sekolah, Keluarga Lapor ke Polda

Selasa, 21 Oktober 2025, 16:50 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Siswi SMA di Denpasar Diduga Disetubuhi Teman Sekolah, Keluarga Lapor ke Polda.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Orang tua mana yang tidak marah anaknya disetubuhi sebanyak dua kali oleh teman sekolahnya. Apalagi pihak keluarga pelaku malah menantang tidak takut dilaporkan ke Polisi.

Apa mau dikata, kasus persetubuhan anak di bawah umur ini dilaporkan oleh orang tua korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, pada Senin 20 Oktober 2025.

Kasus ini kini ditangani oleh penyidik Subdit IV PPA Ditreskrimum Polda Bali di Gedung Ruang Pelayanan Khusus (RPK) Pramesti Rare Gauri. Sementara pelaku teman sekolah korban yakni IGNABT dilaporkan terkait dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur, dan atau perbuatan cabul terhadap anak.

Kasus ini menimpa pelajar putri yang masih duduk di bangku SMA berinisial AI (16). Ia mengaku disetubuhi oleh teman sekolahnya, IGNABT, di wilayah Sesetan, Denpasar Selatan pada Oktober 2025.

Diketahui, AI adalah anak pertama dari pasangan suami istri, RW dan DIP. Kedua orang tua korban mengaku baru mengetahui kejadian tersebut pada Senin pagi, 20 Oktober 2025, setelah suaminya pulang kerja.

"Kami tahu paginya, anak saya sambil nangis cerita kejadian yang dialaminya. Katanya pelaku teman satu sekolah tapi beda kelas," ungkap DIP dengan suara terbata-bata.

Dari keterangan korban kepada penyidik, perbuatan tersebut telah terjadi sebanyak dua kali, yakni pada Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 11.00 WITA, dan Selasa, 14 Oktober pukul 07.00 WITA.

Pihak keluarga korban sempat berusaha menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dengan pihak keluarga terlapor. Namun, usaha itu tidak mendapat tanggapan baik. Bahkan, keluarga pelaku disebut sempat menantang.

"Mereka menantang, kamu mau ke polsek, ke polres, ke polda atau ke TNI pun kecil buat saya katanya. Kan bisa dibicarakan baik-baik, gimana ini (solusi, red). Anaknya sudah setubuhi anak orang, seharusnya ngalah, tapi malah menantang," bebernya.

Merasa tidak dihargai, keluarga korban akhirnya menempuh jalur hukum dengan melapor ke Polda Bali. Mereka berharap Polisi segera menindaklanjuti dan menangkap pelaku.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait laporan tersebut. "Saya cek dulu ya," katanya kepada awak media pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami