Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Polisi Periksa HP Mahasiswa Unud Setelah Laporan Ayah, Tak Temukan Indikasi Perundungan

Kamis, 23 Oktober 2025, 20:33 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Polisi Periksa HP Mahasiswa Unud Setelah Laporan Ayah, Tak Temukan Indikasi Perundungan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polisi akhirnya mendapat akses untuk memeriksa ponsel milik mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra (22), yang ditemukan tewas usai diduga melompat dari lantai 4 kampus di Jalan PB Sudirman, Denpasar. 

Pemeriksaan dilakukan setelah ayah korban resmi melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Bali Kombespol Ariasandy SIK mengatakan, pada awal kejadian, pihak keluarga sempat menolak ponsel korban diperiksa. Namun, setelah laporan resmi diterima dari pihak ayah pada 20 Oktober 2025, penyidik akhirnya bisa mengamankan dan memeriksa perangkat tersebut.

"Kabar baik dari penyelidikan ini adalah pihak keluarga telah menyerahkan ponsel korban untuk diperiksa. Sebelumnya pihak keluarga atau pamannya menolak Polisi memeriksa ponsel korban," ungkapnya, Kamis (23/10/2025).

Pemeriksaan ponsel tersebut diharapkan dapat membuka petunjuk baru terkait motif di balik kematian mahasiswa semester 7 Jurusan Sosiologi FISIP Unud itu. Meski demikian, dari hasil sementara penyelidikan, polisi menegaskan belum ada bukti yang mengarah pada dugaan pembulian.

"Kami sudah memeriksa sekitar 20 saksi dan sejauh ini tidak menemukan adanya pembulian yang menjadi penyebab korban bunuh diri," tegasnya.

Polisi juga masih menunggu keterangan dari satu sahabat dekat korban yang belum bisa diperiksa karena masih dalam kondisi syok berat. Pemeriksaan terhadap saksi tersebut dinilai penting untuk menguatkan hasil penyelidikan.

“Waktu awal tanggal 15 kita sudah berusaha mencari informasi, tapi ternyata yang bersangkutan belum bisa memberikan keterangan karena masih syok,” imbuh Kombes Ariasandy.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan CCTV, dan keterangan saksi, polisi menduga korban melompat dari lantai 4 kampus. Namun, penyidik tetap membuka kemungkinan adanya faktor lain di balik peristiwa ini.

“Jadi saya tegaskan lagi sampai saat ini kami belum menemukan adanya bukti yang mengarah bahwa penyebab yang bersangkutan bunuh diri,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami