Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pengelola Objek Wisata Sangeh Tewas Tertimpa Pohon Saat Cuaca Ekstrem
BERITABALI.COM, BADUNG.
Cuaca ekstrem disertai hujan lebat dan angin kencang menyebabkan bencana alam di Objek Wisata Sangeh, tepatnya di Pura Bukti Sari, Abiansemal, Badung, Rabu (3/12/2025) sekitar pukul 15.00 WITA.
Sebuah pohon pala tumbang menimpa bangunan bale gong dan dua warga yang sedang berteduh. Satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami patah tangan kiri.
Korban tewas berinisial IBNS, pengelola Objek Wisata Sangeh yang tinggal di Banjar Brahmana, Desa Sangeh, Abiansemal. Ia meninggal akibat tertimpa bangunan bale gong dan pohon pala berukuran besar. Sementara korban luka, INR (47) asal Br. Sibang, Desa Sangeh, mengalami patah tulang tangan kiri dan dilarikan ke rumah sakit.
Menurut PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti SH, polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi terkait peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi Ida Bagus Putu Tarka (43), ia bersama empat rekannya bertugas di Pos 3 dalam area obyek wisata saat angin kencang dan hujan deras tiba-tiba melanda pukul 14.30 WITA. Mereka berteduh di bale gong, namun karena cuaca memburuk, Putu Tarka dan rekannya, Ketut Darmayasa (40), memutuskan meninggalkan lokasi sebelum akhirnya mendengar suara pohon tumbang.
Saat tiba di area parkir, korban INR datang dan mengatakan dirinya tertimpa ranting pohon tumbang serta memberitahu bahwa korban IBNS masih berada di dalam bale gong. Para saksi bersama staf pengelola Surya kemudian mengecek lokasi dan mendapati bale gong telah roboh tertimpa pohon pala.
Mereka sempat berkeliling dan memanggil-manggil korban IBNS sebelum akhirnya menemukannya dalam kondisi meninggal dunia.
"Korban IBNS ditemukan berada di bawah bangunan bale gong yang tertimpa pohon Pala. Pada saat itu korban hanya keliatan kaki dan tangannya yang sudah berada di bawah reruntuhan atap bale gong," ungkap Aiptu Ayu.
Peristiwa ini segera dilaporkan ke Ketua Objek Wisata Sangeh, Ida Bagus Pujawan, dan ditindaklanjuti dengan menghubungi Babinkamtibmas, BPBD Badung, Damkar, serta PLN. Sekitar pukul 16.00 WITA dilakukan pemutusan arus listrik disertai evakuasi korban. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Mangusada Badung. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Polisi menyimpulkan kejadian ini dipicu cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi dan angin kencang yang menyebabkan pohon besar tumbang.
“Kami mengimbau masyarakat dan pengelola tempat wisata agar meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5841 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2565 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2193 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan