Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Cekcok Buruh Proyek di Mengwi Berujung Penganiayaan, Satu Luka Serius

Jumat, 26 Desember 2025, 19:56 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Cekcok Buruh Proyek di Mengwi Berujung Penganiayaan, Satu Luka Serius.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Perselisihan antarburuh proyek di sebuah bedeng berakhir ricuh dan berujung penganiayaan di Banjar Sedahan, Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. 

Insiden tersebut menyebabkan satu orang mengalami luka serius di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis, sementara dua lainnya diamankan pihak kepolisian.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (25/12) sekitar pukul 17.00 WITA. Tiga pria yang terlibat diketahui bernama Gregorius Gheru Bokol (22), Martius Velibanu (27), dan Daniel Ndara Laura (27). Ketiganya merupakan buruh proyek asal Sumba Barat yang tinggal di bedeng lokasi kejadian.

Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, menjelaskan sebelum insiden penganiayaan terjadi, ketiga pria tersebut sempat mengonsumsi minuman beralkohol. Situasi kemudian memanas saat salah satu dari mereka terlibat persoalan di luar bedeng.

Sekitar pukul 18.00 WITA, Martius Velibanu disebut hendak menuju pantai. Namun di perjalanan, ia terlibat cekcok dengan warga setempat hingga berujung tamparan. Tidak terima dengan kejadian itu, Martius kembali ke bedeng dan menceritakan peristiwa tersebut kepada rekannya.

“Martius kemudian kembali ke bedeng dan menceritakan kejadian tersebut kepada Daniel Ndara Laura. Martinus mengajak temannya itu agar balas dendam dan menyerang warga,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (26/12).

Mendengar ajakan tersebut, Daniel justru berupaya menenangkan Martius dan menasihatinya agar tidak memperpanjang masalah dengan warga sekitar. Daniel mengingatkan bahwa mereka merupakan pendatang dan sebaiknya menghindari konflik.

Namun, nasihat itu justru memicu emosi Martius. Ia kemudian memukul Daniel dengan tangan kosong hingga terjatuh. Aksi kekerasan tidak berhenti sampai di situ, Martius kembali menyerang korban dengan menggunakan pipa paralon.

Setelah korban sempat tak sadarkan diri, seorang saksi bernama Lusia Loghe Mete (21) membawa Daniel ke bagian belakang bedeng. Tak lama kemudian, Gregorius Gheru Bokol bersama Martius kembali mendatangi lokasi sambil membawa dua buah batu, namun berhasil dicegah oleh warga sekitar sebelum situasi semakin memburuk.

Akibat penganiayaan tersebut, Daniel Ndara Laura mengalami dua luka robek dan benjol di kepala bagian kanan akibat hantaman benda keras, serta luka lecet pada bahu kanan.

“Korban kemudian dibawa oleh keluarganya ke RSUD Mangusada, Kapal, untuk mendapatkan perawatan medis,” imbuh Ayu.

Sementara itu, dua terduga pelaku, yakni Gregorius Gheru Bokol dan Martius Velibanu, diamankan di Mapolsek Mengwi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

“Hingga kini, korban belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit,” tegas Ayu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami