Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dadong Saring Ditemukan Tewas di Lereng Bukit Payang Batur

Jumat, 13 Februari 2026, 14:10 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Dadong Saring Ditemukan Tewas di Lereng Bukit Payang Batur.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Setelah dilakukan pencarian selama lima hari, keberadaan Ni Wayan Belentek alias Dadong Saring (87) akhirnya ditemukan. 
Namun, lansia asal Banjar Susut, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Gianyar, itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban diduga meninggal akibat hipotermi atau hipoglikemia.

Dadong Saring ditemukan di kawasan lereng hutan konservasi Bukit Payang, wilayah Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Kamis (12/2) sekitar pukul 17.30 WITA. Proses evakuasi berlangsung cukup lama hingga berakhir sekitar pukul 21.00 WITA.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Dwi Puja Rimbawa, mengatakan evakuasi terkendala medan dan kondisi cuaca.

"Proses evakuasi memakan waktu cukup lama. Karena posisi TKP korban itu di ketinggian. Cuaca juga masih turun hujan, suhu dingin, dan gelap," katanya.

Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) disampaikan Kasatreskrim Polres Bangli, AKP Ngakan Ketut Erawan, yang juga memimpin proses evakuasi di lokasi penemuan.

"Pada saat ditemukan, korban hanya mengenakan kain kamben tanpa memakai baju. Di sekitar TKP tidak ditemukan benda-benda mencurigakan," jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar (visum) oleh dr. Einan selaku tenaga medis dari Puskesmas Kintamani I, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar 24 hingga 48 jam sebelum ditemukan.

Selain itu, terdapat lebam pada tungkai kaki sebelah kiri korban. Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat mengalami hipotermi atau hipoglikemia. Atas hasil pemeriksaan tersebut, pihak keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami