Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Hasil Sidak BPOM Uji Sampel Takjil Kampung Jawa Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar secara rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) serta pengujian sampel takjil di kawasan Pasar Ramadan Kampung Jawa atau Kampung Wanasari, Denpasar, Kamis (19/2).
Dalam sidak tersebut, petugas melakukan uji sampel makanan menggunakan laboratorium berjalan atau mobil lab. Sampel makanan dibeli langsung dari para pedagang takjil yang berjualan di kawasan pasar Ramadan.
Puluhan sampel takjil diuji, di antaranya es, jajan pasar, sate susu, hingga berbagai lauk pauk. Pengujian menyasar kandungan berbahaya seperti Rhodamin B (pewarna merah), Metanil Yellow (pewarna kuning), Boraks, dan Formalin.
Hasil pengujian menunjukkan tidak ditemukan penggunaan bahan berbahaya pada takjil yang dijual pedagang di Kampung Jawa Wanasari. Temuan ini menandakan produk makanan dan minuman yang beredar aman untuk dikonsumsi masyarakat.
Sebagian besar pedagang, sekitar 70 UMKM di kawasan Kampung Jawa, dinilai telah memahami aspek keamanan pangan sehingga produk yang dijual memenuhi persyaratan. Pengawasan difokuskan di sekitar Masjid Raya Baiturrahman, yang dikenal sebagai salah satu pusat kuliner takjil terbesar di Kota Denpasar.
"Tinjauan kami dari BBPOM terus berkelanjutan. Dari pemeriksaan di awal bulan puasa ini, untuk makanan dan minuman yang sudah diuji hasilnya aman," Aku salah seorang petugas lab saat usai memeriksa takjil di Kampung Jawa, Denpasar Barat (Denbar).
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 441 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan