Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mantan Bupati Gianyar Ida Begawan Blebar Wafat

Sabtu, 21 Februari 2026, 19:11 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/net/Mantan Bupati Gianyar Ida Begawan Blebar Wafat.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Suasana duka menyelimuti Puri Agung Gianyar, Sabtu siang, 21 Februari 2026. Pada pukul 13.36 WITA, Ida Begawan Blebar, mantan Bupati Gianyar yang juga dikenal dengan nama Walaka Anak Agung Bharata, mengembuskan napas terakhirnya di RSUD Sanjiwani.

Ida Begawan Blebar wafat pada usia 76 tahun 8 bulan. Sosok yang dikenal sebagai pemimpin dengan ketegasan yang dibalut kesantunan itu menutup perjalanan hidupnya setelah hampir sebulan terakhir mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Beliau lahir pada 23 Juni 1949 dan sejatinya akan genap berusia 77 tahun pada Juni mendatang. Namun, takdir berkata lain. Menjelang akhir hayat, kondisi fisiknya melemah, nafsu makan menurun, hingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Sanjiwani Gianyar. Meski sempat membaik dan kembali ke puri, harapan itu tak berlangsung lama.

Kondisi kesehatan almarhum kembali menurun. Hari-hari terakhirnya dilalui dengan perawatan medis intensif, seiring faktor usia dan riwayat penyakit jantung yang turut memengaruhi daya tahannya.

Wakil Bupati Gianyar yang juga adik almarhum, Anak Agung Gde Mayun, menyampaikan kondisi terakhir sang kakak dengan suara lirih. “Beliau sempat membaik dan pulang, tetapi kondisi kembali menurun,” ucapnya.

Sebelum menyandang gelar Begawan, Ida Begawan Blebar dikenal luas sebagai pemimpin masyarakat Gianyar. Selama dua periode menjabat sebagai Bupati Gianyar, ia meninggalkan jejak kebijakan dan pengabdian yang masih dikenang hingga kini.

Pengabdiannya di pemerintahan juga ditempa di tingkat nasional. Almarhum pernah bertugas di Sekretariat Negara Republik Indonesia dan dipercaya menjabat sebagai Kepala Istana Kepresidenan Tampaksiring pada periode 1997–2003.

Saat ini, layon Ida Begawan Blebar disemayamkan di Puri Agung Gianyar. Rangkaian prosesi adat telah dipersiapkan dengan khidmat. Upacara pelebon dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret 2026 di Setra Beng. Rangkaian upacara akan dimulai pada 3 Maret dengan prosesi mesiram dan melelet, dilanjutkan munggah ke tumpang salu saat Purnama, hingga puncak upacara pelebon.

Berbeda dengan tradisi keturunan raja yang umumnya menggunakan bade nagabanda, prosesi pelebon Ida Begawan Blebar akan menggunakan padma dan lembu putih. Simbol tersebut melambangkan bahwa almarhum telah melepaskan keduniawian dan kembali sebagai seorang sulinggih.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/gnr



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami