Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Ulang Kesuksesan di Denfest, DTIK Festival 2026 Terapkan Zero Waste
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah sukses menerapkan pengelolaan sampah terintegrasi pada gelaran Denpasar Festival 2025, konsep Waste Department kembali akan diterapkan dalam DTIK Festival 2026.
Festival ini akan berlangsung bertepatan dengan Puncak Peringatan HUT ke-238 Kota Denpasar pada Jumat (27/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026).
Ketua Umum Komunitas Temanmu sekaligus Koordinator Waste Department Eling Ring Rasa, Anak Agung Ngurah, menyatakan optimistis DTIK Festival 2026 mampu mengelola seluruh sampah kegiatan tanpa harus dibawa ke luar Denpasar maupun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Optimisme tersebut berkaca dari keberhasilan pengelolaan sampah saat Denpasar Festival 2025 yang dihadiri sekitar 75 ribu pengunjung.
"Kalau 75.000 orang saja bisa, masa ya kalau tak salah per harinya 5.000 Pak naik Pak ya," yakinnya saat jumpa pers DTIK 2026 di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA).
Agung Ngurah menjelaskan, strategi pengelolaan sampah DTIK Festival 2026 diawali dengan pembentukan Waste Department sebagai pusat informasi sekaligus pusat komando. Waste Department ini akan ditempatkan di kawasan Youth Park (Y Park) sisi timur sebagai sentral pengendalian.
Selain itu, akan disiapkan enam waste station, terdiri dari empat station di area Taman Lumintang dan dua station di kawasan Dharma Negara Alaya. Di setiap station akan tersedia tempat sampah terpilah dengan tujuh jenis pemilahan, menyesuaikan karakteristik sampah yang dihasilkan selama festival berlangsung.
Ia menambahkan, pengelolaan sampah organik akan dimaksimalkan melalui optimalisasi 15 unit teba modern di kawasan Lumintang. Jumlah tersebut dinilai lebih dari cukup mengingat saat Denpasar Festival 2025 dengan jumlah pengunjung jauh lebih besar hanya menggunakan 13 teba modern.
Dipastikan sampah organik tidak akan keluar dari kawasan Lumintang maupun DNA, karena seluruh proses pengolahan akan diselesaikan langsung di teba modern yang tersedia.
Untuk sampah anorganik, pihaknya telah melakukan uji coba pengelolaan secara mandiri dan berhasil mencapai zero waste. Kerja sama dengan Bank Sampah Denpasar menjadi solusi agar sampah anorganik tetap tertangani tanpa harus dikirim ke luar wilayah Denpasar.
Antusiasme masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah juga terlihat dari jumlah relawan yang mendaftar. Dari target awal 100 relawan, pendaftaran melalui Google Form telah mencapai 196 orang, mayoritas berasal dari kalangan pelajar dan sekolah.
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, mengatakan DTIK Festival 2026 mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow. Tema tersebut menjadi arah utama penyelenggaraan festival yang memadukan transformasi digital dengan komitmen keberlanjutan lingkungan.
“Hadir sebagai kolaborasi 9 Perangkat Daerah, DTIK Festival 2026 dihiasi beraneka ragam kegiatan dengan mengusung tema Harmonizing Technology for a Greener Tomorrow guna menyelaraskan teknologi untuk masa depan yang lebih hijau,” ujar Arya Wibawa.
Ia menegaskan, DTIK Festival menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dengan menghadirkan pameran teknologi, lomba, seminar, hingga workshop yang melibatkan perangkat daerah, startup, akademisi, komunitas, pelajar, dan masyarakat umum.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar, I Gde Wirakusuma Wahyudi, menjelaskan DTIK Festival 2026 dibalut semangat Vasudhaiva Kutumbakam dengan menghadirkan sinergi antarperangkat daerah. Berbagai kegiatan pendukung turut digelar, mulai dari pameran UMKM, bazar pangan, lomba ikan mas koki Bali, pelayanan kesehatan hewan, bursa kerja, hingga parade budaya dalam rangka HUT ke-238 Kota Denpasar.
DTIK Festival 2026 juga menghadirkan 35 stand pameran teknologi informasi dan komunikasi yang menampilkan inovasi dari akademisi, startup, komunitas, serta perangkat daerah. Selain itu, festival ini dilengkapi layanan publik mobil keliling, seperti Samsat, SIM, perpustakaan keliling, pelayanan pajak, hingga layanan perbankan.
“Melalui DTIK Festival 2026, Kota Denpasar kembali menegaskan posisinya sebagai kota cerdas yang tidak hanya berorientasi pada transformasi digital, tetapi juga berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Sebagai bentuk implementasi nyata konsep ramah lingkungan, area kegiatan DTIK Festival 2026 juga dilengkapi dengan penataan waste station dan sistem pengelolaan sampah terintegrasi,” ujar Wirakusuma.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 561 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 510 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 421 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 421 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik