Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Unwar Bidik Hibah Riset Global Lewat Navigasi AI

Senin, 13 April 2026, 22:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Unwar Bidik Hibah Riset Global Lewat Navigasi AI.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi (FPST) Universitas Warmadewa mengambil langkah strategis untuk meningkatkan daya saing riset global dengan menggelar workshop penyusunan proposal hibah internasional berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Denpasar.

Rektor Universitas Warmadewa, I Gde Suranaya Pandit menegaskan bahwa pemanfaatan AI kini menjadi kebutuhan utama dalam menghadapi kompetisi global di dunia akademik.

"Kita tidak bisa menghindari penggunaan AI karena sudah merambah ke berbagai sendi kehidupan. Jika tidak menggunakan, kita justru akan tertinggal," ujar Prof. Pandit.

Menurutnya, teknologi AI mampu membantu akademisi menembus berbagai hambatan teknis dalam pengajuan hibah internasional, termasuk penyesuaian format proposal yang ketat sesuai standar lembaga donor global.

"AI adalah perangkat luar biasa. Namun, saya ingatkan, ia tidak memiliki rasa. Hasil dari AI tetap harus kita saring kembali agar sesuai dengan maksud dan tujuan riset kita," tambahnya.

Workshop ini tidak hanya menjadi ruang berbagi pengetahuan, tetapi juga menargetkan hasil konkret berupa proposal berkualitas dari setiap program studi di FPST.

"Harapannya, dari workshop ini minimal lahir empat proposal berkualitas—satu dari setiap program studi di FPST. Kita ingin hasil konkret yang bisa langsung diajukan untuk meraih pendanaan internasional," tegas Prof. Pandit.

Dalam sesi materi, akademisi Universitas Udayana, Widyadi Setiawan memaparkan pemanfaatan Generative AI (GenAI) dalam dunia riset global. Ia menekankan pentingnya penggunaan AI yang tetap berlandaskan etika dan regulasi.

"Kita memiliki panduan dari UNESCO serta Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial 2020-2045 sebagai kompas praktik di sektor pendidikan tinggi," ujarnya.

Ia juga memperkenalkan metode CRISP (Context, Role, Instruction, Specification, Performance) sebagai pendekatan baru dalam menyusun prompt AI untuk menghasilkan dokumen akademik berkualitas tinggi.

Sementara itu, Anak Agung Gde Agung Parameswara menekankan bahwa keberhasilan meraih hibah internasional tidak hanya ditentukan oleh kualitas proposal, tetapi juga rekam jejak peneliti dan institusi.

"Lolos hibah internasional itu bukan sekadar soal seberapa bagus kita menulis rencana riset di atas kertas. Ada aspek 'invisible' yang menjadi pertimbangan utama pemberi dana, yaitu rekam jejak peneliti dan timnya," tegasnya.

Menurutnya, kredibilitas lembaga menjadi faktor penting yang memberikan kepercayaan bagi pemberi hibah terhadap pengelolaan riset.

"Kredibilitas lembaga adalah jaminan bagi pemberi hibah bahwa riset ini akan dikelola dengan tata kelola yang baik. Jadi, penguatan profil peneliti dan institusi harus berjalan beriringan dengan penguasaan teknologi AI yang tadi kita bahas," pungkasnya.

Melalui integrasi teknologi AI dan penguatan kapasitas akademik, FPST Universitas Warmadewa optimistis mampu melahirkan proposal riset kompetitif yang siap bersaing di tingkat internasional.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rls



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami