Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Angin Puting Beliung Laut Muncul di Perairan Buleleng, Nelayan Diminta Waspada

Kamis, 23 April 2026, 16:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Angin Puting Beliung Laut Muncul di Perairan Buleleng, Nelayan Diminta Waspada.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Angin puting beliung atau yang dikenal ucur-ucur muncul di perairan Buleleng, tepatnya di sekitar Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak, Kamis (23/4). Beruntung fenomena ini tidak menimbulkan kerusakan, namun masyarakat khususnya nelayan diimbau untuk waspada.

Peristiwa ini sempat direkam oleh seorang nelayan dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman berdurasi sekitar 22 detik tersebut, terlihat ucur-ucur menjulur dari awan gelap hingga menyentuh permukaan laut.

Prakirawan Cuaca BMKG Wilayah III Denpasar, Diana Siregar, menjelaskan bahwa fenomena ini disebut dengan waterspout. Hal ini dipicu oleh pertumbuhan awan konvektif jenis Cumulonimbus. Awan ini terbentuk akibat perbedaan suhu antara permukaan laut dan udara di atasnya.

“Perbedaan suhu itu memicu pergerakan udara yang kuat, sehingga terbentuk pusaran angin di atmosfer,” jelasnya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar lebih waspada saat melaut. Tanda-tanda seperti munculnya awan gelap tebal perlu diwaspadai karena bisa memicu cuaca ekstrem, termasuk waterspout.

“Jika melihat fenomena seperti itu, nelayan sebaiknya segera menjauh dan mencari lokasi yang lebih aman,” imbaunya.

Ia menambahkan, waterspout berbahaya karena dapat bergerak cepat dan berubah arah secara tiba-tiba. Kondisi ini berpotensi merusak perahu nelayan yang berada di sekitarnya.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban akibat kejadian tersebut. Namun, masyarakat pesisir diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami