Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Viral Pocong Begal di Monang Maning Ternyata Hoaks AI
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Masyarakat Kota Denpasar sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi viral di media sosial mengenai dugaan kemunculan "pocong begal" di kawasan Monang Maning, Denpasar Barat.
Informasi tersebut ramai diperbincangkan warga setelah salah satu unggahan di Instagram menyebar luas pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 14.00 WITA. Kabar itu bahkan memicu keresahan di tengah masyarakat karena disebut-sebut ada sosok pocong yang melakukan aksi begal di wilayah tersebut.
Menindaklanjuti informasi yang beredar, jajaran Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat langsung melakukan penelusuran dan penyelidikan guna memastikan kebenaran kabar tersebut.
Dari hasil pendalaman, polisi berhasil mengidentifikasi dan meminta keterangan dari tiga saksi yang masih berstatus di bawah umur, masing-masing berinisial N, D, dan B.
Berdasarkan keterangan N, dirinya pertama kali menerima informasi dari temannya berinisial D terkait adanya sosok pocong yang diduga melakukan aksi begal di kawasan Monang Maning. Setelah menerima informasi beserta foto tersebut, N kemudian mengunggah ulang ke akun Instagram pribadinya dengan maksud memberikan peringatan kepada masyarakat apabila informasi tersebut benar adanya.
Namun tanpa disadari, unggahan tersebut justru menyebar dengan cepat dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Sementara itu, D mengaku pertama kali melihat foto tersebut melalui story atau status media sosial yang menampilkan sosok pocong di wilayah Monang Maning. Informasi itu kemudian diteruskan kepada N hingga akhirnya diunggah kembali dan menjadi perhatian publik.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, hasil penyelidikan mengungkap bahwa foto yang menjadi sumber kegaduhan tersebut merupakan hasil rekayasa digital menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Saksi B mengakui dirinya yang membuat foto tersebut pada Rabu, 28 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 WITA.
Dalam keterangannya, B menjelaskan bahwa ia mengedit foto dengan latar sebuah gang di kawasan Monang Maning dan menambahkan gambar sosok pocong menggunakan aplikasi berbasis AI. Setelah selesai diedit, foto tersebut kemudian diunggah ke status media sosial pribadinya.
Pada Kamis, 29 Mei 2026 sekitar pukul 20.00 WITA, B mengetahui foto hasil editannya telah tersebar luas di Instagram dengan narasi "Pocong Begal di Daerah Monang Maning".
B juga mengaku tidak mengetahui siapa yang mengambil tangkapan layar atau screenshot dari unggahannya hingga akhirnya menyebar secara masif dan menimbulkan keresahan di masyarakat.
Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penanganan mulai dari penelusuran sumber informasi, pemeriksaan saksi, hingga pengecekan fakta langsung di lapangan.
Hasilnya, polisi memastikan informasi mengenai adanya "pocong begal" di wilayah Monang Maning tidak benar atau hoaks.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pastikan terlebih dahulu sumber informasi tersebut sebelum menyebarkannya. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dengan bijak bermedia sosial,” paparnya, Sabtu (30/5/2026).
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai konten digital yang dapat dimanipulasi menggunakan teknologi AI. Verifikasi informasi sebelum membagikannya menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran hoaks dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli